LIMA LANGKAH MENUJU KEBERUNTUNGAN


Konsep Islam dalam al Qur'an sudah jelas sebagaimana yang termuat QS. al Mukminun “Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang khusyuk dalam sembahyangnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, dan orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya.” QS. al Muminun: 1-5.

Dalam al Qur'an Surat lain juga sudah jelas: “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya meminum khamar, berjudi, berkorban untuk berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” (QS. Al-Maidah: 90). “Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah sebanyak-banyak supaya kamu beruntung.” (QS. Al-Jumuah: 10).

Dari beberapa ayat diatas sudah sangat jelas bagi hambaNya yang beriman jika igin bahagia apa yang seharusnya dilakukan.Ibadah yang khusuk serta bekerja menggali rezeki yang Allah tebarkan di muka bumi yang luas ini. Dan juga kita dianjurkan untuk banyak berdoa, selalu mengingat Allah swt agar kita termasuk orang-orang yang beruntung. 

Dari banyak penjelasan yang Allah Firmankan  di atas, jelaslah bahwa orang yang beruntung adalah yang bisa berubah ke arah yang lebih baik. Dari yang tadinya belum beribadah, menjadi suka beribadah, dari yang semula berbuat maksiat berubah menjadi taat. Dari yang tadinya jauh dari Allah menjadi orang yang selalu merasa diperhatikan Allah. 

Kesimpulannya, orang yang beruntung ialah orang yang selalu berusaha untuk selalu dekat dengan Allah swt dan Allah pun ridha padanya. Orang-orang  yang mau dan patuh mengikuti semua petunjuk-petunjuk yang Allah berikan, maka dipastikan hidupnya akan jauh dari rasa takut dan tiada mereka bersedih hati. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.