RAMADHAN BERSAMA RASULULLAH

Ya Allah, kembalikan Ramadhan kepada kami dalam hari-hari yang banyak, dalam tahun-tahun yang panjang, dalam balutan busana kebajikan, dan perbaharuilah selalu taubah kami.



Marhaban Ya Ramadhan, selamat datang bulan Ramadhan, tanpa terasa sang penghulu kemulyaan telah menjelma didepan mata, betapa gembira hati orang-orang beriman atas kedatanganya. ditengah hiruk pikuk kerasnya kehidupan, kita semua berharap suasana Ramadhan bisa menghadirkan warna kehidupan yang lembut dan menyejukkan. Di tengah-tengah wabah pandemi yang terus menghantui, kita berdoa melalui wasilah bulan suci ini semoga corona segera pergi, wabah diangkat dan hilangkan dari dunia ini. Amin.

Ramadhan adalah bulan yang suci ia adalah tamu yang akan mensucikan hati, menjernikan pikiran. Dengan kunjungannya Allah akan mengampuni dosa-dosa, dengan kehadiranya akan menutup aib-aib, maka sambutlah ia dengan suka cita hiasilah ia dengan ibadah-ibadah.

Demikian agung bulan Ramadhan, untuk itu kita semua perlu mempersiapkan diri sebaik-baiknya guna menyongsong dan memasuki bulan Ramadhan sejak dini agar tidak kaget dan tidak merasa kesulitan dalam beradaptasai. mari kita pelajari ilmunya bagaimana puasa dengan benar mulai makan sahur sampai berbuka. Amalan-amalan sunnahnya apa saja dan bagaimana cara mengerjakannya, mari kita membuka buku supaya puasa kita tahun ini menjadi sempurna. Dan ketika Ramadhan usai nanti, kita akan merasakan kepuasan dalam beribadah. Dan yakinlah kita akan merasakan kerinduan yang memuncak akan kedatangan bulan ramadhan berikutnya.

Untuk itu bagaimana menyiapkan diri ketika  tamu terhormat itu datang, agar Ramadhan yang kita lalui nantinya penuh dan syarat makna dan kita panen pahala, Menurut Ibnu Qoyyim Al-Jauziyyah, bertutur diantara arahan-rahan rasulullah ketika bulan ramadhan adalah :

Rasulullah bersama malaikat Jibril ketika ramadhan datang selalu mengkaji Al Qur’an. dan bila ditemui jibril, beliau lebih dermawan dari angin yang diutus, beliau manusia paling dermawan, paling banyak berbuat kebajikanya, Sholat, Dzikir, i’tikaf dan semua ibadahnya betul-betul ditingkatkan.

Rasulullah SAW, adalah orang yang paling banyak dzikir dan ibadah kepada Allah SWT, beliau jadikan Ramadhan sebagai musim ibadah, malam harinya beliau pergunakan untuk bangun bermunajat dengan Tuhanya, merintih kepada Tuhanya, memohon pertolongan, dukungan, kemenangan dan petunjuk dari-Nya, membaca surat yang panjang-panjang, memanjangkan ruku’ dan sujud. Keadaanya bagaikan orang yang lahab yang tidak kenyang dengan ibadah. Beliau jadikan sholat malamnya sebagai bekal, patok dan kekuatan. Sementara siang hari beliau pergunakan untuk berdakwah, berjihad, memberi nasehat, mendidik, memberi peringatan dan banyak memberi kebaikan serta maslahat pada khalayak ummat.

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk bersantap sahur, karena dalam sahur itu ada berkah, karena ia ada pada sepertiga malam, waktu turunya wahyu dan waktu pengampunan, disamping itu sahur merupakan penopang puasa dan ibadah, ia juga merupakan memanfaatkan nikmat untuk menyembah pada yang memberinya.

Rasulullah SAW, selalu menyegerakan berbuka setelah terbenam matahari, beliau buka dengan kurma atau air, sebab makanan yang paling tepat untuk perut yang sedang kosong adalah makanan yang manis-manis, disamping itu kurma mengandung gizi yang sesuai untuk orang puasa. Rasulullah SAW telah bersabda ” Sesungguhnya orang yang berpuasa pada saat berbuka mempunyai waktu dimana do’anya tidak ditolak ” dan Rasulullah SAW sendiri berdo’a agar memperoleh kebajikan dunia dan akhirat.

Rasulullah SAW beri’tikaf dimasjid pada sepuluh hari akhir Ramadhan. Hatinya ia himpun dengan Allah SWT, benaknya ia kosongkan dari segala urusan dunia, matahatinya diarahkan ke malakut langit dan bumi, ia memperbanyak permohonan kepada Allah SWT.  Rasulullah SAW adalah orang yang paling mengenal Allah, orang yang paling takut dengan adzabnya  dan orang yang paling tinggi derajat tawakkalnya kepada Allah. 

Ramadhan adalah musim pahala yang penuh berkah, karenanya kita berupaya untuk menjadikanya sebagai bulan untuk menui pahala dan prestasi sebagaimana yang dijalani oleh Rasulullah dan para sahabatnya. 

Selamat menunaikan Ibadah puasa 1442 H


M.Khoirul Anam 

Lembaga Dakwah Khusus PWM Jatim


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.