FKPT BERSAMA KEMENAG JATIM GELAR FGD DI MAGETAN

Identifikasi dan deteksi dini aliran paham keagamaan sangat perlu untuk dilaksanakan mengingat berawal dari sini muncul beberapa permasalahan seperti berkembangan pemikiran radikal yang dapat mengganggu ketentraman ditengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

 

Foto saat kegiatan FGD sedang berlangsung

Forom Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) bersama Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur kembali melangsungkan kegiatan Focus Group Discussion (FGD)  terkait dengan  deteksi dini aliran paham keagamaan di Kabupaten Magetan, Selasa 25 Mei 2021.

FGD yang berlangsung selama sehari di Kabupaten Magetan tersebut dihadiri dari beberapa unsur diantaranya: Kementrian Agama kanwil Jatim, FKPT Jatim, Kemenag Kabupaten Magetan, Majelis Ulama Indonesia, Polsek, Koramil, para penyuluh agama kemenag.

Acara FGD tersebut dipimpin oleh Dra. Ummu Choiriyah Hanum Kasi Bina Faham Keagamaan & Kepustakaan Islam dengan narasumber Drs. Moch. Amin Mahfud, M.PdI. Kabid Urusan Agama Islam (Urais) Kakanwil Jatim bersama Ustad Much. Arifin, S.Ag,M.Ag. Kabid Agama Sosial dan Budaya BNPT-FKPT Jatim.

Moch. Amin Mahfud Kabid Urusan Agama Islam (Urais) Kakanwil Jatim menyampaikan dalam kesempatan tersebut bahwa dalam upaya deteksi dini aliran paham keagamaan di Kabupaten Magetan perlu dilakukan sinergi antar instansi maupun tokoh agama dan tokoh masyarakat agar bisa mendapatkan data yang akurat.

Sementara itu Muchamad Arifin Kabid Agama Sosial dan Budaya FKPT Jatim menyampaikan kepada para peserta agar kita semua senantiasa bisa menjaga agama kita masing-masing  dengan baik agar agama tidak dijadikan kambing hitam dalam masalah munculnya aliran sesat termasuk munculnya faham radikal dan gerakan teroris ini. 

Beberapa masukan baik dari MUI, Polsek, Koramil maupun para penyuluh agama merupakan informasi yang harus ditindak lanjuti bersama agar upaya untuk meminimalisir gerakan aliran keagamaan maupun faham radikal yang mengarah kepada gerakan teroris di kabupaten Magetan dapat terwujud.

Foto bersama setelah acara berakhir

Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur akan terus bersinergi bersama FKPT Jatim dalam upaya meminimalisir muculnya aliran-aliran keagamaan serta faham radikal yang dapat menjadikan keresahan dan kurangnya kerukunan ditengah kehidupan bermasyarakat, beragama dan bernegara dengan melalui FGD di daerah-daerah.

dokumen_fkptjatim

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.