JAGA HATI MENUJU IDUL FITRI

Jangan pernah membesar besarkan siapapun karena yang Maha Besar hanyalah Allah swt. Allah yang menciptakan apa yang ada dilangit, apa yang ada dibumi serta apa yang ada diantaranya termasuk kita manusia.

Khutbah Idul Fitri Sedang Berlangsung di lapangan Wage Sidoarjo

Tidak ada yang lebih besar kecuali dialah Allah swt yang Maha Besar. Oleh karena itu jangan pernah membesar besarkan siapapun karena yang Maha Besar hanyalah Allah swt. Allah yang menciptakan apa yang ada dilangit, apa yang ada dibumi serta apa yang ada diantaranya termasuk kita manusia. Inilah pesan yang disampaikan oleh ustad Muchamad arifin, M.Ag dalam khutbah Idul Fitri di Lapangan Dewata Wage Sidoarjo.

Kepada para jamaah ketua Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Muhammadiyah Jawa Timur ini menyampaikan bahwa, Salah satu wujud dari membesarkan Allah Sang Maha Pencipta adalah dengan mensyukri segala apa yang diamanahkan kepada kita. Sebagaimana firmanNya : "Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberimu pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, agar kamu bersyukur". QS. An Nahl: 78.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, ampunan, rahmad dan masih banyak lagi nama lain dari sebutan bulan Ramadhan. Intinya bulan yang sangat dimulyakan karena hambaNya yang beriman sedang rela menahan haus dan lapar karena memenuhi panggilanNya. Sebagaimana firmanNya : "Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa". QS. Al Baqarah: 183.

Ustad Arifin juga menyampaikan bahwa, diantara indikasi keberhasilan menjalankan ibadah bulan Ramadhan adalah apabila kita mampu memboyong kebiasaan apa yang kita lakukan di bulan Ramadhan ke bulan-bulan lainnya diluar bulan Ramadhan. Dibulan Ramadhan kita selain puasa juga membiasakan diri gemar membaca al Qur'an, gemar shadaqah, menjaga diri dari perbuatan sia-sia dan seterusnya. Nah...alangkah mulia dan indahnya jika kita mampu membawa semua itu ke bulan setelah Ramadhan ini.

Jika kita merujuk kepada salah satu Hadits Rasulullah saw. Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharapkan ampunan Allah, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya di masa lalu".  (HR. Bukhari). Maka kita sekarang menjadi hamba Allah yang suci karena dosa kita telah diampuni Allah swt. 

Marilah kita instrupeksi diri agar ibadah kita bisa diterima oleh Allah swt., maka kita harus menjalankannya semua amal ibadah kita betu-betul karena iman dan mengharap ridha Allah semata. Disini hati punya peran penting agar semua terwujud. kita harus tahu bahwa penyakit hati bisa merusak segala-galanya termasuk keikhlasan kita dalam menjalankan ibadah kepadaNya. 

Kepada ribuan jamaah yang hadir ustad yang sehari harinya menjabat sebagai kepala bidang agama, sosial dan budaya di BNPT-FKPT jatim ini mengajak agar kita bisa menjadi hamba Allah yang menang sebagaimana dalam firmanNya QS. Al Mukminun: 1-5. 

Marilah kita jaga kebeningan jiwa dan tekad untuk terus memperbaiki diri tidak menyertainya dengan sifat: Iri, dengki, hasud, sombong dan segenap penyakit hati lainnya yang merupakan  benalu dari segala amal ibadah kita.

Rasulullah saw  mengingatkan, "Tiga hal yang merupakan sumber segala dosa, hindarilah dan berhati-hatilah terhadap ketiganya. Hati-hati terhadap keangkuhan karena keangkuhan membuat Iblis enggan bersujud kepada Adam, dan hati-hatilah terhadap tamak (rakus) karena ketamakan mengantar Adam memakan buah terlarang, dan berhati-hatilah terhadap iri hati karena kedua anak Adam (Qabil dan Habil) salah seorang di antaranya membunuh saudaranya akibat dorongan iri hati."

Foto bersama panitia shalat Idul Fitri Ranting Muhamadiyah Wage Sidoarjo


Pada akhir khutbahnya ustad kelahiran Malang ini menyampaian: Marilah kita selalu menjaga kesehatan kita khususnya di masa pandemi ini dengan selalu patuh pada protokol kesehatan dan tidak lupa selalu memohon kepada Allah swt. semoga masa pandemi ini segera berlalu sehingga kita bisa menjalankan ibadah dengan tenang dan khusu'. 

admin_ldkpwmjatim.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.