TULUS WIDODO SOSOK DAI KOMUNITAS LDK YANG BERHATI TULUS IKHLAS

Bagi Om Tulus panggilan populer dilingkungan anjal dan gepeng ini mengurusi komunitas seperti anjal dan gepeng merupakan kepuasan tersendiri. Bahkan kami tidak jarang ketika ada rejeki lebih untuk bisa sekedar makan dan ngopi bareng mereka.

Tulus Widodo sosok dai komunitas yang tulus iklas 

Sejak mendapatkan amanah sebagai pengurus di Lembaga Dakwah khusus (LDK) Muhammadiyah Jawa Timur pria yang memiliki nama lengkap Tulus Widodo ini nyaris tidak pernah berhenti untuk memikirkan anak-anak yang menjadi binaannya mulai dari anak jalanan hingga para gelandangan.

Kepada lensadakwah.com menceritakan bahwa kegiatan pendampingan dan edukasi ini telah dijalani sejak awal tahun 2012. Ia rela masuk kebeberapa instansi seperti dinas sosial, dianas tenaga kerja, dinas pendidikan serta instansi lainnya mengajak kerjasama dalam mengurusi anak-anak jalanan dan gelandangan. 

Dokumen saat edukasi di area pemakaman di Surabaya

Bagi Om Tulus panggilan populer dilingkungan anjal dan gepeng ini mengurusi komunitas seperti ini merupakan kepuasan tersendiri. Bahkan kami tidak jarang ketika ada rejeki lebih untuk bisa sekedar makan dan ngopi bareng mereka.

Bedirinya rumah singgah al Furqon oleh LDK Muhammadiyah Jatim di awal tahun 2020 yang lalu semakin menjadikan semangat untuk mencari donatur kebeberapa istansi pemerintah maupun suwasta. Amanah sebagai bendahara di rumah singgah LDK tersebut semakin memberikan motivasi untuk terus berjuang dan berjuang. inilah model dakwah kami ungkapnya kepada lensadakwah.com. 

Hal lain yang mendorong kami untuk terus melakukan dakwah dilingkunagan komunitas anjal dan gepeng karena terpanggil oleh cerita ketika KH. Ahmad Dahlan mengajarkan kepada santrinya yang terus diulang-ulang hanya karena al Ma'un yang di ajarkan belum dipraktekan ditengah masyarakat.

admin_arifin



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.