FGD IDENTIFIKASI DINI ALIRAN FAHAM KEAGAMAAN DI LAMONGAN

Kementrian Agama  bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme ( BNPT-FKPT) Provinsi Jawa Timur selenggarakan identifikasi dan deteksi dini aliran faham keagamaan di Lamongan. Jumat, 17 September 2021.

Narsum: Kemenag dan FKPT Jatim

Focus Group Discussion ( FGD) ini diikuti oleh beberapa unsur intansi, yaitu: Kementrian agama, para penyuluh agama Islam bidang radikalisme,  Majelis Ulama' Indonesia,  Penyuluh Terpadu Anti Radikalisme,  Kepala KUA Kecamatan yang terindikasi faham radikal dan terorisme, Bhabinsa Koramil, Bhabin Kamtibmas Polsek setempat serta perwakilan tokoh agama lainnya.

Diselenggarakanya kegiatan FGD ini diharapkan dapat menambah wawasan bagi kita semua agar tidak sampai ada yang terkontaminasi faham-faham kekirian yang dapat menimbulkan keresahan ditengah kehidupan berbangsa, bermasyarakat dan beragama.

Suasana FGD di Lamongan

Kabid Agama Sosial dan Budaya BNPT-FKPT Jawa Timur Muchamad Arifin dalam acara tersebut menyampaikan akan pentingnya kita semua menjaga persatuan dan persatuan ditengah kehidupan yang penuh keberagaman.

Faham radikalisme itu berkembang dari pemikiran yang negatif ( intoleran). Dan berawal dari faham radikaliame inilah muncul gerakan terorisme. Jadi alurnya adalah : Intoleran-Radikal-Teroris. Oleh karena itu kita harus bisa memutus jaringan tersebut agar tidak berujung pada teroris.


Foto bersama pasca acara

Ustad Arifin panggilan dari kabid agama soabud FKPT Jatim ini juga menyampaikan bahwa gerakan masif penyebaran faham radikal ini lebih banyak menggunakan media online.

Acara yang dipimpin oleh Ummu Hanum Choiriyah dari Seksi Bina Paham Keagamaan dan Kepustakaan Islam Bidang Urusan Agama Kanwil Kemenag Provinsi Jatim berjalan cukun kondusif sejak dibuka pukup 08.30 hingga ditutupnya acara pukul 11.30.

admin_arifin






Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.