JAMAAH KAJIAN MASJID TAQWA POGOT MENETESKAN AIR MATA. KENAPA ?

Haji wada' adalah haji pertama dan terakhir Rosulullah juga disebut  Haji Perpisahan bagi Nabi  Muhammad Shalallahu alaihi wa Salam yang dilaksanakan pada tahun 10 Hijriah.

Ust. Nurcholis Huda

Dalam kajian ba'da shubuh Rabu,8 September 2021 yang diasuh oleh ustad Nurcholis Huda pada hari Rabu, 8 September 2021 ini menyampaikan lanjutan kajian sebelumnya perjalanan dakwah Nabi Muhammad dan hari ini sampai pada perjanan Nabi saat melakukan Haji wada'

Haji wada' adalah haji pertama dan terakhir Rosulullah juga disebut  Haji Perpisahan bagi Nabi  Muhammad Shalallahu alaihi wa Salam yang dilaksanakan pada tahun 10 Hijriah.


Jamaah saat mengikuti kajian dg prokes

Pada Haji wada' Rasulullah SAW mengumumkan akan melaksanakan ibadah haji, maka kaum Muslimin berdatangan ke Madinah untuk ikut menunaikan haji bersama Rasulullah SAW sekaligus ingin mengetahui pelaksanaannya sebagaimana yang Rasulullah SAW lakukan.

Peristiwa bersejarah ini terjadi tepatnya oada  hari sabtu, empat hari sebelum berakhir bulan Dzul Qa’idah, Rasulullah SAW telah bersiap-siap untuk berangkat setelah waktu dzuhur. Kemudian beliau tiba di Dzul Hulaifah (Madinah) sebelum waktu ashar. Keesokan harinya ditempat tersebut, sebelum sholat dzuhur, Rasulullah SAW mandi untuk persiapan ihram, lalu Aisyah memakaikan wewangian di badan dan kepalanya. Kemudian beliau mengenakan pakaian ihramnya, lalu sholat dzuhur dua rakaat (diqhasar karena perjalanan). Di tempat sholat tersebut, beliau berniat melakukan ihram haji dan umroh, yaitu haji Qiran, lalu beliau beranjak dan mengendarai ontanya yang diberi nama Quswa.

Rasulullah melakukan perjalanan selama delapan hari. Saat hendak sampai di Makkah, beliau mandi dan shalat shubuh, saat itu tanggal 4 Dzulhijjah 10 H. Lalu beliau menuju Makkah dan langsung menuju Masjidil Haram untuk melakukan thawaf dan sa'i antara shafa dan marwa, dan tidak melakukan tahallul, karena hajinya Qiron.

Isi khutbah Nabi Muhammad ketika haji wada'
1 . Larangan membunuh jiwa dan mengambil harta orang lain tanpa hak
2. Kewajiban meninggalkan tradisi jahiliyah seperti pembunuhan balasan dan riba
3. Larangan menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal
4. Mewaspadai gangguan dari setan dan kewajiban untuk menjaga agama
5. Kewajiban untuk memuliakan wanita (isteri)
6. Kewajiban berpegang teguh pada Al-Qur'an dan As-Sunnah
7. Kewajiban taat kepada amir (pemimpin) siapapun pemimpin itu selama masih berpegang teguh pada Al-Qur'an dan As-Sunnah
8. Kewajiban berbuat baik kepada hamba sahaya
9. Umat islam satu dengan yang lainnya itu bersaudara
10. Kewajiban menyampaikan khutbah Nabi saw kepada orang lain


Sebelum mengakhiri kajian ustad Nurcholis menyampaikan detik-detik jelang wafatnya Rasulullah swt.

Ibnu Mas’ud RA, bahwasanya dia berkata: “Ketika ajal Rasulullah SAW sudah dekat, Rasulullah mengumpulkan kami di rumah Aisyah RA, kemudian Rasulullah memandang kami sambil berlinangan air matanya, lalu bersabda: "Marhaban bikum, semoga Allah memanjangkan umur kamu semua, semoga Allah menyayangi, menolong dan memberikan petunjuk kepada kamu."

Dalam pantauan lensadakwah.com pada saat diceritakan akhir kehidupan Rasulullah para jamaah banyak yang menetaskan air mata karena begitu terharu kisahnya.

admin_arifin




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.