PEMBINAAN TAKMIR DALAM MENCEGAH PENYEBARAN FAHAM RADIKAL DAN GERAKAN ANTI PANCASILA

Para takmir masjid di Kabupaten Malang mendapatkan pembinaan akan bahaya faham bahaya faham radikalisme dan Anti Pancasila dari Binmas Polda Jatim bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme ( BNPT-FKPT) Jawa Timur dan kementrian Agama kabupaten Malang.

Suasana Pembukaan Acara Pembinaan Takmir

Acara yang diselenggarakan di Mapolres Malang pada hari Senin, 13 September 2021 ini diikuti oleh para utusan ketua takmir se-Kabupaten Malang dan beberapa tokoh yang terkait dengan kegiatan tersebut.

Penyampaikan Materi Saat Acara Berlangsung

Dalam acara tersebut hadir para nara sumber diantaranaya: AKBP Sujiono,SH (Kasubditbintibsos Ditbinmas Polda Jatim), Muchamad Arifin, S.Ag, M.Ag. (BNPT-FKPT Jatim), Drs.Mohammad Shodiq (Kemenag kabupaten Malang).

Kegiatan pembinaan seperti ini harus terus dilakukan dalam upaya memberikan pemahaman kepada para pengurus takmir masjid dengan harapan masjid-masjid aman dari faham radikal dan gerakan anti pancasila. 

Foto Bersama Pasca Acara Berlangsung

Ustad Arifin panggilan dari kabid Agama Sosial dan Budaya Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Jatim ini menyampaikan bahwa pembinaan para takmir merupakan cara yang cukup setrategis dalam upaya pencegahan akan penyebaran faham radikan dan gerakan anti pancasila.

Para generasi milenial seperti remaja masjid harus bisa diberikan ruang agar mereka betah berkegiatan di masjid seperti memberikan pelatihan menggunakan aplikasi digital yang dapat meningkatkan pemahaman keagamaan seperti; aplikasi al Qur'an digital, kumpulan Hadits didital, Fiqih digital dan seterusnya.

admin_arifin








Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.