TAKMIR BENTENG TERDEPAN CEGAH FAHAM RADIKAL, ANTI PANCASILA

Ditbinmas Polda Jatim bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme ( FKPT) Jawa Timur untuk kali kesekian melakukan pembinaan pengurus takmir Masjid.


Foto bersama pasca pembukaan 

Acara yang digelar di Mapolres Nganjuk pada hari Kamis, 16/09/21 ini diikuti oleh  perwakilan takmir masjid se-Kabupaten Nganjuk  untuk ikut serta dalam pembinaan akan penyebaran faham radikal dan Anti Pancasila.

AKBP Sujiono,SH (Kasubdit bintibsos Ditbinmas Polda Jatim) dalam acara tersebut mengajak kepada pengurus takmir untuk bisa menjadi benteng terdepan dalam mencegah berkembangnya faham radikal dan gerakan Anti Pancasila.


Sementara itu Kabid Agama Sosial dan  Budaya FKPT Jatim Muchamad Arifin, S.Ag, M.Ag mengajak kepada para pengurua takmir untuk bisa membentengi para generasi milenial ( Remaja Masjid) akan masuknya faham radikal dan gerakan anti pancasila.

Langkah-langkah yang bisa dilakukan oleh takmir masjid dalam membentengi jamaah akan masuknya faham berbahaya ini dengan cara memberikan pemahaman secara masif ( istiqomah) akan bahayanya jika jamaah sampai terkontaminasi faham radikal tersebut.

Takmir memiliki peran yang sangat strategis dalam memutus jaringan berkembangnya faham radikal. Ungkap kabid agama sosbud FKPT Jatim.


Kabid Agama Sosbud FKPT Jatim Saat Menyampaikan Materi

Takmir bisa memilih dan memilah kegiatan-kegiatan yang pantas dan tidak dimasjidnya masing-masing juga dalam memilih dan memilah ustad pengasuh pengajian.

Dengan adanya pembinaan yang dilakukan oleh Binmas Polda Jatim bersama FKPT ini harapannya para takmir lebih waspada jika ada indikasi timbulnya faham yang bikin resah tersebut.

admin_arifin.











Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.