MEWASPADAI PENJAJAH TANPA WAJAH

Masjid Fashtabiqul Khairat yang berada di jalan Wonocolo Pabrik Kulit 108 pada hari Ahad, 24 Oktober 2021 sejak pkl 07.00  telah berdatangan para jamaah untuk mengikuti kajian rutin bulanan.

Ustad Muchamad Arifin

Kajian yang diselenggarakan setiap bulan sekali pada bulan oktober 2021 kali ini mendatangkan ketua Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Muhammadiyah Jawa Timur ustad Muchamad Arifin.

Dalam kajian yang dimulai pkl 07.30 dan berakhir pkl 08.30 tersebut ustad Arifin nama panggilan dari ketua LDK PWM Jatim ini menyampaikan materi yang diberi judul " Mewaspadai Mesin Pemusnah Akhlak".

Dalam pantauan lensadakwah.com ustad Arifin dalan kajian tersebut mengajak kepada jamaah untuk waspada akan bahaya yang ditimbulkan dari dua hal, yaitu masalah semaraknya berita hoax dan bahaya peredaran narkoba.

Pembagian bingkisan pada anak yatim

Dua masalah diatas ungkap ustad Arifin menyebutnya merupakan penjajah tanpa wajah jika tidak bisa mengambil manfaatnya. 

Selama ini berita hoax digunakan sebagai media untuk adu domba, menyebar fitnah, mencemarkan nama baik, membuat kepanikan serta menjatuhkan orang atau golongan tertentu.

Apa bahaya dan dampak dari berita hoax? Berita hoax bisa menjadi pemicu munculnya keributan, keresahan, perselisihan bahkan ujaran kebencian yang akhirnya membuat keresahan.

Di dalam Al-Quran bahkan sudah dijelaskan atau memberikan kita tuntunan dalam menyikapi hoaks

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. QS. Hujurat: 6.


Mengingat bahaya dari berita hoax yang sangat berbahaya bagi ketenangan hidup, maka marilah kita hindari dari konsumsi hoax apa lagi ikut sebarkannya.

Selain memaparkan bahaya berita hoax dan cara menghindarinya ustad Arifin juga menyampaikan seputar peredaran narkoba serta bahaya yang ditimbulkannya. 

Peredaran narkoba juga merupakan bagian dari perang di era modern. Kalau perang tradisional masih manyak mengerahkan tenaga dan biaya sedangkan perang modern sebaliknya.

Narkoba merupakan amunisi dalam perang modern. Hasilnya? Luar biasa. Dalam data yang diungkat oleh Badan Nasional Narkotika ( BNN) disebutkan dalam satu jamnya generasi muda mati sia-sia karena narkoba. Kurban yang diakibatkan oleh kejahatan narkoba lebih banyak dibanding dengan kejahatan kainnya.

Dalam kajian tersebut dijelaskan beberapa jenis narkoba dan bahayanya serta modus peredarannya ditengah-tengah masyarakat.

Sebelum acara ditutup para pengurus membagikan bingkisan kepada anak-anak yatim yang turut hadir dalam acara kajian tersebut. 

admin_arifin





 


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.