MENATA HATI DAN PIKIRAN

Boleh Jadi kamu membenci sesuatu, Padahal ia amat baik bagimu, dan boleh Jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, Padahal ia Amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)


Much. Arifin
KETUA LDK PWM JATIM

Hidup ini sangat tergantung dengan hati dan pikiran. Apa yang dipikirkan, menghasilkan yang dilihat. Apa yang dilihat menghasilkan yang diperoleh. Jika hati dan pikiran selalu negatif maka apa saja yang dilihat akan selalu negatif. Hasilnya adalah sakit hati, kecewa, iri hati, dan sirik serta penderitaan.

Bagaimana bila ingin berhasil dan ingin bahagia? Miliki hati dan pikiran yang selalu positif, maka apa saja yang dilihat akan selalu positif dan hasilnya adalah kebahagiaan.

Allah swt. Banyak memberikan gambaran kepada kita dengan mencontohkan kedua binatang yang Ia ciptakan, yaitu lebah dan lalat.

Mengapa lebah cepat menemukan bunga? dan Mengapa lalat cepat menemukan kotoran? Karena naluri lebah pagi hari terbang untuk menemukan bunga segar dan harum. Sedangkan naluri lalat pagi hari terbang untuk menemukan kotoran. Lebah tidak tertarik pada kotoran, lebah tertarik pada harum dan keindahan bunga. Hasilnya lebah kaya akan madu. Sedangkan lalat kaya dengan kuman penyakit karena tidak tertarik dengan indah dan harumnya bunga.

Mari kita renungkan,  mengapa ada orang yang menjadi jahat dan ada orang menjadi baik? Orang jahat tidak tertarik pada hal-hal yang baik, sebaliknya pada hal-hal yang jahat dan menyakitkan: bohong, permusuhan, gosip, dan semua hal-hal jahat. Orang baik ialah orang yang tidak tertarik akan hal-hal buruk. Ia selalu berfikir pada hal yang penuh manfaat.

Kita harus bisa mengambil hikmah dari  kedua binatang tersebut. Lebah yang menghasilkan madu, maka orang-orang di sekeliling kita juga akan mencicipi manisnya. Tapi jika kita seperti lalat, maka kuman yang kita tebarkan akan mencelakakan orang lain.

Tidaklah heran bila makhluk berguna ini yakni lebah menjadi nama surat ke 16 dalam Al Quran yaitu An Nahl.

Dan di antara begitu banyak tanda-tanda kekuasaan dan kebesaran Allah di bumi ini adalah bahwa Tuhanmu yang selalu membimbing dan berbuat baik kepadamu mengilhamkan kepada lebah, "Buatlah sarang dengan sungguh-sungguh di gua pada gunung-gunung, di lubang pada batang pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia berupa sarang buatan."

Melalui ayatNya Allah swt meminta perhatian kepada hamba-Nya agar memperhatikan lebah. Allah telah memberikan naluri kepada lebah sehingga mempunyai kemahiran untuk membuat sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon dan bangunan-bangunan yang didirikan manusia. 

Seorang yang mau memperhatikan bagaimana kemahiran lebah membuat sarangnya, tentu ia akan takjub. Sarang lebah terbuat dari bahan serupa lilin dan mempunyai bentuk segi enam berangkai yang menurut para ahli struktur bangunan merupakan ruang yang paling banyak memuat isi dibanding dengan segi-segi lain. Apabila diperhatikan bobotnya, sarang lebah itu sangat ringan, tetapi dapat menahan beban yang berat yaitu madu, telur, dan embrio-embrionya. Hal ini juga menjadi bukti yang menunjukkan kekuasaan Allah Yang Maha Esa.

Makna Allah mewahyukan kepada lebah mengandung arti kiasan. Mengapa wahyu yang biasa diturunkan kepada manusia itu bisa diturunkan kepada bangsa lebah. 

Kita harus memahami ayat ini dengan memahami apa fungsi dan tujuan dari Allah menurunkan wahyu. Wahyu bertujuan untuk memberikan petunjuk. Jadi Allah memberikan petunjuk kepada bangsa lebah untuk ditaati sepanjang hidupnya oleh setiap lebah sampai kiamat. 

Berbeda dengan manusia, dimana ada yang taat dan ada pula yang membangkang bahkan dan yang mendustakan wahyu dari Allah swt. Lebah (dan binatang maupun tumbuhan lainnya) tanpa terkecuali akan menaati dan menjadikan-nya sebagai pegangan dan petunjuk hidupnya

Rasulullah SAW dalam hal ini bersabda, "Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain." (H.R. Bukhari).

Semoga tulisan ini mampu memberikan manfaat kepada kita semua dalam usaha menjadi hambaNya yang lebih baik dan penuh manfaat.



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.