PENCEGAHAN TERORISME BERBASIS KELUARGA

lensadakwah.com. 

Keluarga memiliki peran yang sangat strategis dalam rangka memutus jaringan berkembangnya faham radikalisme yang dapat berujung pada gerakan terorisme.


Foto bersama pasca penutupan acara

Keluarga memiliki peran yang sangat strategis dalam rangka memutus jaringan berkembangnya faham radikalisme yang dapat berujung pada gerakan terorisme. 

Hal inilah yang disampaikan Muchamad Arifin Ketua Bidang Agama Sosial dan Budaya Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (BNPT-FKPT) Jawa Timur dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Temu Konsultasi Penanganan Paham Keagamaan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur. 15-16 Oktober 2021 di Surabaya.

Acara yang digelar di hotel Ibis Style Jemursari Suabaya selama dua hari, Jumat-Sabtu, 15-16 Oktober 2021 tersebut Kanwil Kementrian Agama Jawa timur menghadirkan beberapa peserta diantaranya adalah:

Kepala Kemenag Kab Lamongan c.q. (Kasi Bimas Islam)

Kepala kemenag Kab. Malang c.q. (Kasi Bimas Islam)

Ketua Kelompok Kerja Penyuluh Agma Islm Prov Jatim 

Kepala kemenag Kab. Sidoarjo c.q. (Kasi Bimas Islam)

Plt. Kepala kemenag Kota Surabaya c.q. (Kasi Bimas Islam)

Kepala kemenag Kab. Jombang c.q. (Kasi Bimas Islam)

Kepala Kemenag Kab. Bangkalan c.q. (Kasi Bimas Islam)

Kepala Kemenag Kab. Jember c.q. (Kasi Bimas Islam)

Kepala kemenag Kab. Tulungagung c.q. (Kasi Bimas Islam)

Kepala kemenag Kota Blitar c.q. (Kasi Bimas Islam)

Kepala kemenag Kab. Magetan c.q. (Kasi Bimas Islam)

Kepala Kemenag Kab. Pacitan c.q. (Kasi Bimas Islam)

Kepala Kemenag Kota Pasuruan c.q. (Kasi Bimas Islam)

Kepala Kemenag Kab. Kediri c.q. (Kasi Bimas Islam) 

Ketua NU Jatim

Ketua PW Muhammadiyah Jatim

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov Jatim

Rektor UNESA Surabaya

Rektor UNAIR Surabaya

Rektor ITS Surabaya

Kapolrestabes Surabaya 


Potret peserta saat acara berlangsung

Dalam mengawali paparan materinya Much. Arifin mengutip sebuah hadits yang sudah sangat populer, yaitu: "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya".

Hadits diatas cukup bisa kita jadikan sebagai pegangan bagi kita agar selalu berhati-hati dalam menjalankan roda kehidupan ditengah kebhinekaan.

Untuk mencegah masuk dan  berkembangnya paham radikalisme sejak usia dini, maka orang tua harus punya peran yang kuat dalam kehidupan anak.

Kepada para peserta narasumber juga menyampaikan pesan agar senantiasa saring sebelum sharering sebagai upaya untuk berhati-hati penyebaran berita hoax yang akhir-akhir ini semakin menjadi-jadi.

Kepada lensadakwah.com Much. Arifin juga menyampaikan bahwa modus penyebaran faham radikal pada akhir-akhir ini banyak memanfaatkan media digital. Oleh karena itu bagi kepala keluarga supaya tidak bosan dalam mendampingi anggota keluarganya agar tidak sampai terjebak kepada hal tersebut.

Sajian materi yang disampaikan dengan teknologi multimedia yang diselingi beberapa vidio pendek seputar permasalahan radikalisme menjadikan peserta bertahan mengikuti acara yang dimulai pukul 08.00-11.30.

Diakhir acara Ummu Choiriyah Hanum Seksi Bina Paham Keagamaan dan Kepustakaan Islam Kanwil Kemenag Jatim berharap agar pasca dilaksanakan acara ini bisa memiliki dampak berkurangnya akan masifnya berkembangnya faham radikal yang akhir-akhir ini sangat mengganggu ketentraman ditengah keanekaragaman ini.

admin_arifin



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.