FKPT JATIM RESMI SABET REKOR MURI

Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur resmi tercatan di Musium Rekor Dunia-Indonesia (MURI) setelah representative Ari Andriani membacakan surat keputusan dari Dewan Muri Indonesia pada hari Selasa, 30 November 2021 pukul 14.00.

Sambutan Direktur Pencegahan BNPT 

Direktur Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Jawa Timur Brigjen Polisi R Ahmad Nurwahid dalam sambutannya menyampaikan bahwa guru memiliki peran yang sangat strategis dalam mencegah tumbuhnya perkembangan faham radikalisme yang mengarah kepada terjadinya gerakan terorisme. 

Kepada FKPT Jatim melalui bidang agama sosial dan budaya, Direktur pencegahan BNPT mengucapkan terimakasih atas kerjakerasnya dalam kegiatan lomba guru moderasi beragama ini sehingga bisa tercatatkan di Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI).


Muchamad Arifin
PEMRAKARSA REKOR MURI
Kabid Agama Sosbud
FKPT JAWA TIMUR

Tercatatnya FKPT Jatim mampu sabet rekor MURI atas lomba vidio guru pelopor moderasi beragama tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia.

Ari Andriani selaku presentative yang juga kepala MURI perwakilan Semarang bukan hanya memberikan piagam kepada FKPT Jatim sebagai pengirim karya vidio terbanya melainkan juga memberikan piagam MURI kepada pemrakarsa acara tersebut kepada Muchamad Arifin karena mampu mengirimkan dokumen sangat lengkap kepada tim verifikasi Dewan MURI Indonesia.

Ketua Bidang Agama sosial dan Budaya FKPT Jawa Timur yang juga pemrakasa dalam acara tersebut  kepada media menyampaikan bahwa dari Jawa Timur mampu mengirimkan karya vidio mederasi beragama sejumlah 3.044 dan disusul FKPT Jawa barat 93 karya vidio dan urutan ketiga disusul FKPT Sulawesi Utara 53 karya vidio.

Representatife MURI saat mengumumkan FKPT Jatim Raih MURI

Kepada lensadakwah.com Hesti Armiwulan ketua FKPT jatim menyampaikan bahwa, 
Tahun 2020-2021 kita semua menghadapi ujian berat Pandemi Covid 19. Di sisi yg lain FKPT Jatim sebagai mitra strategis BNPT dituntut utk tetap melakukan upaya pencegahan radikalisme dan terorisme kepada seluruh elemen masy di Jawa Timur krn gerakan kelompok mereka tidak mengenal pandemi bahkan ruang2 medsos digunakan untuk menyebarkan info2 yg menyesatkan dn tdk bertanggung jawab. 

Upaya yg dilakukan BNPT melalui FKPT adalah menyelenggarakan kegiatan lomba2 pembuatan video Pendek dan juga konten2 medsos yg ditujukan kepada, pelajar, guru, pemuda, masyarakat dan juga Perempuan. 


Kesan Pesan Peraih Rekor Pengirim Vidio Terbanyak

Alhmdulillah FKPT Jatim melalui bidang Agama dan Sosial budaya FKPT Jatim berhasil memperoleh anugerah MURi sbg peserta terbanyak yg mengikuti lomba Pembuatan video pendek dengan tema Guru sebagai Pelopor moderasi beragama. Selain itu Insya Allah dari semua lomba diselenggarakan BNPT, Insya Allah Jawa Timur masuk dlm predikat sebagai juara.

Keberhasilan FKPT Jawa Timur dalam meraih prestasi sebagai pemecah rekor MURI Indonesia ini tidak lepas dari dukungan semua lihak, diantaranya Dinas Pendidikan, kementrian Agama, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama' dan Komnas Pendidikan Jawa timur. 

Dalam kesempatan tersebut Kabid Agama Sosial dan Budaya FKPT Jawa Timur yang juga ketuA tim lomba dari Jatim  membacakan secar resmi pengumuman pemecah rekor pengirim karya vidio terbanyak dari peserta serta rengking sepuluh pengirim karya vidio moderasi beragama dari Jawa Timur sebagai berikut :


Dengan memperhatikan daftar pengirim vidio di atas, maka tim pelaksana kegiatan menyatakan rekor pengirim vidio moderasi terbanyak diraih peserta yang bernama Ida Fitria Anggarini dari Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Huda Ngadireso Poncokusumo kabupaten Malang dengan karya vido sejumlah 484.

Ida Fitria Anggarini sebagai pemecah rekor pengirim vidio terbanyak menyampaikan pesan  tiga hal penting  yang harus kita lakukan pasca lomba ini diantaranya adalah :

1. Mari menjadi DUTA MODERASI BERAGAMA minimal di lingkungan masing-masing.

2. Senantiasa Istiqomah menjadi Content Creator Moderasi Beragama untuk perang melawan oknum² propaganda di sosial media



3. Lakukanlah penelitian-penelitian lebih lanjut tentang moderasi beragama sebagai wadah untuk menemukan solusi efektif permasalahan negeri ini.



1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.