SUARAKAN YANG HAQ, HENTIKAN YANG HOAX

Didepan para jamaah shalat jumat di Hotel Santika Gubeng Surabaya, 26 November 2021 ustad Muchamad Arifin mengajak untuk bersyukur karena kita hidup disebuah Negara yang sangat subur dan makmur.


Ustad Muchamad Arifin

Negara Indonesia bukan hanya subur dan makmur tetapi juga kaya dengan keanekaragaman budaya, suku, agama, ras dan seterusnya.

Indonesia memiliki kekayaan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Apa yang ada di Indonesia termaktup dalam ayat yang berbunyi:

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. QS. Al Hujurat: 13

Tugas kita sebagai hambaNya adalah bagaimana menjaga keanekaragaman budaya yang ada ini tetap utuh dalam satu kesatuan dalam kedamaian.

Islam adalah agama yang tentram, agama yang memberikan ketenangan, agama yang memberikan kedamaian. Oleh karena itu sebagai Muslim harus mampu menjadi pelaku dari Islam yang damai dan tentram itu.

Tugas kita sebagai hamba yang baik adalah menyebarkan yang haq ( Benar) buka yang hoax ( tidak benar). Dan alat ukur yang benar adalah wahyu, akal dan ilmu.

Selalu mengingat Allah adalah cara yang paling mendasar bagi Umat Muslim agar hati kita merasa tentram.

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram.” QS Ar-Ra’d ayat 28.


Harapan dari Ketua Lembaga Dakwah Khusus ( LDK) Muhammadiyah Jawa Timur dalam akhir khutbahnya  mengajak agar kita-kita ini menjadi hamba yang mampu menjaga ketentraman, dan kedamaian dalam kehidupan ditengah perbedaan.



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.