BERAGAMALAH DENGAN DAMAI

Marilah kita semua menjadi seorang hamba yang terbaik dihadapan Sang Maha Pengawas maupun dihadapan sesama makhluk lainnya dimuka bumi


Ust. Much. Arifin

Marilah kita semua menjadi seorang hamba yang terbaik dihadapan Sang Maha Pengawas maupun dihadapan sesama makhluk lainnya dimuka bumi. Inilah salah satu pesan ustad Muchamad Arifin dalam khutbahnya di Masjid Telkom Mergosoyo Surabaya, Jumat 5/11/21.

Sebagai seorang Muslim kita harus mencontoh kepribadian utusanNya, yaitu Nabi Muhammad Rasulullah Shallalahu ' 'Ailaihi Wasallam.

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.QS. Al Ahzab: 21.

Kami tidak mengutusmu, wahai Nabi, kecuali sebagai perwujudan kasih sayang yang menyeluruh untuk alam semesta.


Dalam hadits riwayat Bukhari, Rasulullah SAW bersabda, "Seorang Muslim itu adalah orang yang orang-orang Muslim lainnya merasa aman dari (kejahatan) lisan dan tangannya."

Hadits riwayat Bukhari berbunyi, "Seseorang bertanya kepada Nabi, apakah (amalan-amalan) yang baik di dalam Islam? Nabi menjawab: engkau memberikan makanan dan mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenal dan kepada orang yang engkau tidak kenal.

Selain itu, dalam hadits riwayat An-Nasa'i, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Seorang muslim itu adalah orang yang orang-orangnya manusia lainnya merasa aman (kejahatan) lisan dan tangannya dan orang mukmin adalah orang yang manusia lainnya merasa aman atas darah (jiwa) dan harta mereka."

Dari tiga hadits tersebut menunjukkan bahwa Islam sebagai agama secara normatif memastikan terwujudnya kedamaian dan keselamatan seluruh umat manusia, dan orang muslim tidak lain adalah mereka yang mewujudkan nilai-nilai luhur Islam tersebut.

Marilah kita pastikan bahwa kita adalah hamba yang terbaik, bermanfaat bagi siapa saja tanpa membeda-bedakan. Siapakah hamba yang terbaik itu ? Nada tanya yang disampaikan kepada para jamaah shalat Jum'at.

Kemuadian ustad Arifin panggilan dari Kabid Agama Sosial dan Budaya Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme ( FKPT) Jawa Timur ini menyampaikan kutipan  Hadits yang berbunyi: " Sebaik-baik manusia adalah yang hidupnya bermanfaat bagi orang lain".

Nah, dari Hadits yang cukup populer diatas, marilah kita jadikan alat ukur bagi kita untuk mengetahui, apakah kita orang baik atau orang yang kurang baik atau orang yang sangat tidak baik.

Jadi pada dasarnya kita semua dapat mengukur kebaikan pada diri kita masing-masing, yaitu dengan menggunakan alat ukur Hadits diatas.

Perkembangan berita hoax serta ujaran kebencian yang ada pada media sosial yang ada sekarang harus menjadikan kita semua terus waspada dalam menggunakannya. 

Marilah kita pastikan bahwa kira saring sebelum shareng. Karena jika kita ikut-ikutan menyebarkan berita hoax yang banyak dipenuhi dengan ujaran kebencian, maka kita ikut menanggung akibatnya dihadapan Sang Maha Pengawas, yaitu Allah Subhanahu wata'ala.

Dalam QS. Ali Imran ayat 5 sudah jelas bahwa; Bagi Allah tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi di bumi dan di langit. Dia mengurus semua makhluk-Nya, maka bagi Allah tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi, baik makhluk yang berada di bumi dan yang di langit, baik kecil maupun besar.

Dari ayat diatas sangatlah jelas bahwa, semua yang ada dibumi, dilangit, yang paling besar dan yang paling kecil semua dalam pengawasanNya.


admin_arifin





2 komentar:

  1. Alhamdulillah Maha Benar Allah dengan Segala Firman-Nya,jadikan bumi dan alam sekitarnya dengan kita sebagai umat manusia sama-sama saling menjaga sehingga keseimbangan alam pun akan terjaga dan tetap menjadikan Akhlakqul Karimah sebagai pedoman hidup yang bernuansa Rahmatan Lilalamin sehingga menjadikan kedamaian dalam hidup Aamiin

    BalasHapus
  2. Mahas Suci Alloh...Terima kash Ibu atas ilmunya...ijin sy buat konten guru pelopor ya...salam kenal dari saya Guru MAN 1 Trenggalek.Terima kasih

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.