ISTIQOMAH ITU SEPERTI JALAN DITANJAKAN

Istiqomah adalah teguh pendirian, selalu berada dijalan yang lurus, konsisten dalam kebaikan dan selalu melakukannya secara terus menerus.

Ustad. Nurcholis huda

Dalam pantauan lensadakwah.com. Kajian rutin pagi ini Rabu 17 November 2021 ba'da shubuh di Masjid attaqwa yang berada di Jalan Pogot Surabaya yang diasuh oleh ustad Nurcholis Huda menyampaikan materi dengan tema" Istiqomah" dengan referensi kitab Riyadushshalihin.


Dalam mengawali kajiannya ustad Nurcholis membacakan ayat Al Qur'an yang terdapat dalam ayat: 30,31 Surat Fushshilat: 

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu". QS. Fushshilat:30.

Istiqamah di atas tauhid dan kewajiban lainnya. Mereka mengakui dan mengatakan dengan ridha bahwa Tuhannya adalah Allah, berserah diri kepada perintah-Nya dan istiqamah di atas jalan yang lurus baik yang berupa ilmu maupun amal, maka mereka sebagaimana diterangkan dalam ayat di atas- mendapatkan kabar gembira dalam kehidupan dunia dan akhirat.

Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. QS. Fushshilat:31.

Para malaikat juga berkata memberikan keteguhan dan memberikan berita gembira. Yakni kami jaga kamu di dunia, mendorongmu berbuat baik, menghias kebaikan kepadamu dan menakut-nakuti keburukan, meneguhkan kamu ketika mendapatkan musibah dan peristiwa yang ditakuti, khususnya ketika mati dan merasakan sekaratnya, demikian pula ketika kamu di kubur dan mendapatkan kegelapannya, ketika pada hari Kiamat dan peristiwa yang menegangkannya dan kami akan bersama kamu sampai kamu masuk ke surga, dan ketika kamu di surga, kami akan mengucapkan selamat, dan masuk menemui kamu dari setiap pintu sambil mengucapkan, Saalaamun alaikum bimaa shabartum. (keselamatan atasmu karena kesabaranmu).


Orang yang istiqomah akan mendapatkan banyak keistimewaan dari Allah. Dia Allah yang akan melindunginya baik di dunia maupun nanti diakhirat. Jangan takut dan janganlah bersedih.

Ada yang perlu kita ketahuai dari istiqomah, bahwa menjadi orang yang istiqomah itu memang dapat banyak pertolongan dari Allah. Tetapi ingat bahwa untuk menjadi hamba yang istiqomah itu banyak ujiannya.

Gambaran menjadi orang yang istiqomh itu seperti berjalan ditanjakan harus penuh kehati-hatian dan memiliki rem yang pakem sepaya tidak tergelincir. 

Kita semua sering dengar sebuah Hadits yang berbunyi: Ya Rasulullah ajarkanlah kepada saya ajaran inti dari Islam sehingga saya tidak lagi perlu bertanyak lagi pada yang lain. Beliau menjawab " Aku Beriman Kepada Allah" setelah itu istiqomahlah. HR. Muslim.

Kemudian lanjut bertanya: Apakah yang paling engkau khatirkan kepadaku ? Beliau kemudia memegang lisannya:" ini " !!. Lisan merupakan sumber pahala sekaligus juga sumber dosa. Dalam dunia digital ini lisan atau indra penyampai bisa dalam bentuk jari. Karena dari jari-jari kira bisa mengirim pesan lewat media online seperti whatsapp dan seterusnya.

Oleh karena itu marilah kita jaga lisan kita dan jari-jari kita. Karena apa yang ita ucapkan dan yang kita share dimedia online akan dimintai pertanggung jawaban dihadapan Allah Subhanahu Wata'ala.

admin_arifin






Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.