MENGHADAPI TANTANGAN ERA 4.0

Iman dan Akhlaq Bekal Menghadapi Tantangan Era 4.0

 


Lensadakwa.com. Selasa, 14 Desember 2021 merupakan momen spesial bagi MUMTAS, karena kami mengadakan studi banding serta eksplorasi pendidikan berbasis pesantren di Pondok Pesantren eLKIS1 yang terletak di Jl. Dusun Mojodadi, Dusun Mojodadi, Purworwjo, Kec. Pungging, Mojokerto, selain memang ada alumni yang melanjutkan ke pesantren tersebut, civitas akademika MUMTAS  juga berkeinginan untuk semakin memasifkan gerakan kembali ke pesantren sebagai bagian dari membentuk generasi khoiru ummah.

Generasi berkualitas akan tercipta melalui pendidikan dan pola asuh Islami, motto ini senantiasa digelorakan oleh seluruh stakeholder MUMTAS (SD Muhammadiyah 10 Surabaya), sehingga semakin banyak orang tua yang menjadikan pesantren sebagai pilihan pendidikan untuk melanjutkan pendidikan putra-putrinya.

Pembiasaan akhlaq mulia dan suasana Islami yang kental dengan balutan nuansa asri perdesaan begitu terasa. Jessica, salah satu santriwati alumnus MUMTAS yang sekarang berada di Kelas 2 SMP eLKIS1menyapa kami dengan penuh penghormatan, sambil berjalan menyusuri lingkungan pesantren yang asri dengan nuansa perkebunan, dia menuturkan : “Bahwa selama  dipesantren telah banyak merubah sikap dan karakternya menjadi lebih baik”. Sebagai pendidik, kami sangat bangga dan terharu melihat  perubahan yang begitu kentara.

Ustadz Syamsul (Perwakilan eLKIS1 bidang pelayanan) yang menemani kami selama eksplorasi lingkungan menuturkan, bahwa pendidikan akhlaq tidak bisa hanya sekedar diajarkan di ruang kelas, tapi harus dilakukan pembiasaan dan penguatan secara berkesinambungan. Hanya dengan bekal iman dan akhlaq mulia, generasi ini akan bisa menjawab berbagai tantangan di era 4.0. Oleh karena itulah kami konsentrasi pada dua hal tersebut, dan pesantren merupakan salah satu jawaban untuk membentuk karakter mulia. 


Disamping berkunjung di pesantren, kami juga diberi kesempatan untuk melihat eLKIS1 Edu Park yang jaraknya sekitar 600 meter dari lokasi pesantren. Areal yang dilengkapi dengan camping ground, kotege, perkebunan, dan penangkaran aneka jenis hewan ini sengaja dipakai sebagai tempat pembelajaran, labolatorium, sekaligus rekreasi edukatif keluarga, ungkap Ustadz Khoirul selaku penanggung jawab.

Ahmad Munhamir selaku head master, berharap kedepan ada sinergi positif dengan memberi pengalaman anak MUMTAS untuk merasakan suasana pendidikan pesantren sekaligus tadabur alam.(Munhamir)

admin_arifin

1 komentar:

  1. Alhamdulillah, luar biasa, semoga Allah SWT senantiasa memberi kesehatan dan keberkahan bagi kita semua, Aamiin

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.