5x DALAM 24 JAM WAJIB LAPOR

Dalam sehari lima kali dalam 24 jam kita diingatkan oleh muadzin hayya'alash shalah  hayya'alal falah.


Dalam kajian ba'da shubuh di Masjid at-Taubah Demak Barat I/39 Surabaya pada hari Ahad, 16 Januari 2022 disampaikan oleh Ketua  Lembaga Dakwah Khusus ( LDK) Muhammadiyah Jawa Timur ustad Muchamad Arifin.

Dalam kajian tersebut ustad Arifin mengingatkan bahwa kita sebagai umat Islam sudah diingatkan 5x dalam 24 jam sebuah panggilan ajakan kemenangan yang disampaikan oleh muadzin dari masjid. 

Lalu siapa yang menang? Tentunya yang menang adalah yang merespon cepat panggilan muadzin tersebut. 

Reaksi setelah adzan inilah yang membedakan antara hambanya yang bersyukur dan yang kufur. Hamba Allah yang bersyukur begitu dipanggil, maka berangkatlah memenuhi panggilan itu sedangkan hamba yang kufur sebaliknya.


Mari kita perhatikan tujuan Allah memberikan indra pendengaran, penglihatan dan hati nurani kepada hambaya, sebagaimana difirmankan dalam ayat yang berbunyi:

Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. QS. An Nahl: 78

Dalam ayat tersebut diatas Allah menjelaskan, bahwa tujuan Allah menciptakan pendengaran, penglihatan dan juga hati nurani agar digunakan untuk media bersukur kepada Allah. 

Bersyukur juga bisa menjadi cara meningkatkan iman dan takwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'la. Seseorang harus rida atau mampu menerima dengan senang hati atas semua pemberian yang berasal dariNya.

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (QS. Ibrahim: 7)

Dalam urusan dunia, seseorang harus bisa memandang orang lain yang nasibnya tidak seberuntung dirinya agar bisa meningkatkan rasa syukur.


Bersyukur kepada Allah juga bisa menghindarkan seseorang dari penyakit hati seperti sombong, iri, dengki, dan dendam. Perlu diketahui bahwa penyakit hati dapat membuat hidup seseorang menjadi tidak tenang. 

Dua hal apabila dimiliki oleh seseorang dia dicatat oleh Allah sebagai orang yang bersyukur dan sabar. Dalam urusan agama (ilmu dan ibadah) dia melihat kepada yang lebih tinggi lalu meniru dan mencontohnya. Dalam urusan dunia dia melihat kepada yang lebih bawah, lalu bersyukur kepada Allah bahwa dia masih diberi kelebihan. HR. Tirmidzi

Bahkan, hal-hal tersebut bisa meningkatkan risiko penyakit yang berhubungan dengan kesehatan seseorang. Allah Subhanahu wa T'ala juga tidak menyukai orang-orang yang menyimpan penyakit di dalam hatinya.

Kepada lensadakwah.com Ketua LDK PWM Jatim menyampaikan salut kepada jamaah masjid at-Taubah yang sangat tertip dalam mematui protokol kesehatan serta begitu khusu' mengikuti kajian yang berlangsung selama 45 menit.

admin_lensadakwah.com


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.