TUJUH LANGKAH MENUJU BAHAGIA

Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. QS An Nahl: 78.

 Ust. Muchamad Arifin

Ketua LDK PWM Jatim

Kajian Sabtu Pagi ini, 15 Januari 2022 di Masjid al Fath Kali Bogor Surabaya dengan diawali Shalat Shubuh berjamaah  disampaikan oleh ustad Muchamad Arifin Ketua Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Muhammadiyah jawa Timur.

Kenapa kita harus selalu bersyukur? ini pertanyaan diawal kajian oleh ustad Arifin. Karena jika kita rajin bersyukur  membuat hidup menjadi lebih berkah. Dengan bersyukur, kita akan merasa tercukupi berapapun rezeki yang kita dapat. Bukan tak mungkin pula rezeki kita dapat memberikan manfaat bagi orang lain sehingga bisa mendatangkan berkah bagi pemiliknya.

Dalam sebuah Hadits disebutkan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda, "Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain." (H.R. Bukhari). Karena sesungguhnya ketika kita berbuat baik kepada orang lain, manfaatnya akan kembali kepada kita .

Dalam ayat Al Qur’an, juga sudah dijelaskan bahwa orang yang baik pada orang lain sesungguhnya baik pada dirinya sendiri. Sebagaimana ayat yang artinya: “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai”. QS. Al-Isra Ayat 7.


Dalam pantauan lensadakwah.com, ustad Arifin mengajak kepada para jamaah selalu berbuat kebaikan kepada siapapaun dan dimanapun. 

Jangan kita berbuat sesuatu kepada orang lain karena pamrih atau ada maunya. Orang-orang yang berbuat baik karena ada pamrih atau memiliki harapan lain dibelakangnya biasanya akan menemukan kekecewaan bukan kebahagiaan.

Sebagai manusia sudah menjadi kewajiban kita untuk selalu bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebagaiman dalam firmanNya : “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur”. QS An Nahl: 78. 


Apa saja yang akan kita dapat jika kita pandai bersyukur.

1). Mendapatkan ketengan. 

Seseorang yang selalu senantiasa mengucap syukur dengan kondisi apapun, maka Allah akan menambahkan nikmatnya. Sebaliknya orang yang banyak mengeluh dan selalu iri dengan kehidupan orang lain maka ia hidupnya akan semakin menderita. Sebagaimana firmanNya: “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. QS. Ibrahim : 7

2). Mendapatkan cintanya Allah Subhanahu wa Ta’ala. 

Dalam sebuah Hadits telah disampaikan yang artinya: “Jika engkau tidak mampu membalasnya maka doakan dia hingga engkau merasa bahwa engkau telah mensyukuri kebaikan tersebut, karena sesungguhnya Allah SWT sangat cinta kepada orang-orang yang bersyukur”. (HR. Abu Dawud).

3). Terhindar dari cobaan. 

Sebagaiman bunyi sebuah Hadits: “Apabila seorang melihat orang cacat lalu berkata (tanpa didengar oleh orang tadi) :“Alhamdulillah yang telah menyelamatkan aku dari apa yang diujikan Allah kepadanya dan melebihkan aku dengan kelebihan sempurna atas kebanyakan makhlukNya”, maka dia tidak akan terkena ujian seperti itu betapapun keadaannya.” (HR. Abu Dawud)

4). Membuat Hati Tenang. 

Seseorang yang kufur nikmat, selalu merasa hidupnya kurang dan iri dengan milik orang lain maka hatinya tidak akan tenang. Hatinya dipenuhi penyakit. Bahkan ia menjadi semakin jauh dari Allah Ta’ala. Berbeda dari orang yang senantiasa bersyukur. Susah ataupun senang ia tetap tersenyum dan ridha. Ia tidak memperdulikan omongan orang lain. Ini akan membuat hati lebih damai dan tenang.

5). Menjadikan hidup selalu semangat penuh optimis. 

Seseorang yang senang bersyukur biasanya pikirannya juga lebih optimis. Walau mungkin ia mengalami kegagalan atau bangkrut, ia tetap semangat dan percaya pada Allah Ta’ala. Ia menjalani hidupnya yang berkecukupan tanpa mengeluh. Sehingga itu semua pun menjadi berkah baginya. Pernyataan ini pernah dijelasakan dalam Journal of Personality and Social Psychology tahun 2013 yang mana mengatakan bahwa banyak-banyak bersyukur dapat meningkatkan kesejahteraan hidup seseorang.

6). Menjadikan tidur nyenyak. 

Rasa syukur bisa meningkatkan kualitas tidur. Seseorang yang jarang bersyukur maka hatinya tidak tenang. Hal itu membuat ia jadi terus berpikir dan sulit tidur. Sebaliknya dengan rajin bersyukur maka perasaan jadi tenang. Tidur pun akan mudah. 

Hal diatas  dijelaskan dalam Journal Applied Psychology: Healt and Well-Being yang mengungkapkan bahwa seseorang yang meluangkan waktu untuk bersyukur selama 15 menit setiap sebelum tidur, maka orang tersebut akan memiliki kuliatas tidur yang lebih baik. Atau dengan kata lain tidurnya nyenyak.

7). Selalu Bahagia dan awet muda. 

Tanpa kita sadari bahwa rajin bersyukur dapat menimbulkan perasaan bahagia. Saat kita rela dengan apa yang kita miliki maka hidup jadi tentram. Tidak ada perasaan iri, dengki, kufur atau penyakit hati lainnya. Kita hanya perlu berjuang untuk menjaga apa yang telah kita punya. Berusaha dan berdoa untuk hidup lebih baik tanpa perlu memaksakan takdir.

Semoga kajian pagi ini dapat menambah wawasan dan ketaqwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. 


admin_arifin

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.