MODEL DAKWAH KOMUNITAS

Lensa Dakwah.com- "Kami berharap Da'i Komunitas kedepan tidak hanya menyampaikan yang biasa-biasa saja tetapi menyampaikan yang luar biasa".

Muchamad Arifin saat menyampaikan materi

Hal itu disampaikan Ketua Lembaga Dakwah Khusus PWM Jawa Timur Ustadz Muchammad Arifin, M.Ag dalam Bimbingan Teknis Da'i Komunitas Regional 1 di SMK Muhammadiyah 1 Pandaan Pasuruan Jawa Timur, Ahad (27/2).

Muchammad Arifin, mengatakan, komunitas itu ada dua yakni komunitas nyata dan komunitas Maya. "Dalam komunitas nyata kita bisa memberikan sumbangsih nyata sebagai Da'i Komunitas begitu juga komunitas maya kita harus meramaikan dengan dakwah yang baik didalamnya," katanya.

Sambil menunjuk kepada layar ustadz Arifin memberi contoh dakwah komunitas. "Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun dan dia memberimu pendengaran penglihatan dan hati nurani agar kamu bersyukur" Untuk apa? Agar kita bersyukur kepada Allah. Ini contoh Bapak/Ibu," ujarnya.

Coba kita lihat, lanjutnya, Bagaimana Allah mempertemukan, menjadikan kita manusia dari air yang sangat atau kurang berguna, jika dibuang saja tidak ada yang mau mengambilnya. Sel sperma dan ovum di pertemukan oleh Allah, karena kekuasaan Allah, keesaan Allah maka disini Allah mempertemukan sperma dan ovum menjadi sebuah cairan, dari cairan menjadi segumpal darah kemudian menjadi segumpal daging lalu disempurnakan lagi oleh Allah supaya menjadi makhluk-makhluk yang terhormat menjadi makhluk-makhluk yang sangat mulia maka Allah membentuk dengan sebaik-baik bentuk maka jadilah manusia," katanya.

"Kalau di sini Allah tidak melengkapi Indra, apa yang akan terjadi jika manusia tidak diberikan indra, tidak akan berguna kalau AllAh tidak memberikan telinga, tidak memberikan mata, tidak memberikan hati nurani. Apa yang akan terjadi tidak akan menjadi makhluk-makhluk yang berguna menjadi makhluk yang sia-sia," 

"Setelah sempurna Allah mengeluarkan kita butuh sembilan bulan sepuluh hari ketika sudah dianggap cukup sempurna menjadi manusia maka Allah mengeluarkan dari rahim ibu kita dari ibu-ibu telah lahir manusia-manusia yang sangat luar biasa di sinilah Allah meminta kepada kita supaya kita menggunakan nikmat Allah itu dengan bersyukur," jelasnya.

Masih kata Ustadz Arifin, pernahkah kita memuliakan seorang ibu yang mengandung, pernahkah ibu kita berpesan 'ya Allah berilah saya anak dari yang lain tetapi Allah memberikan dengan sendirinya. Ibu tidak pernah berpesan Ya Allah saya ingin anak yang istimewa mata yang engkau berikan satu di depan satu di belakang di sinilah adalah hak prerogatif Allah atas kekuasaan Allah lahirlah manusia.

"Apa yang harus kita lakukan di dunia? bahwa di dunia itu tidak lama di dunia itu hanya sebentar. Pernahkah kita berpikir, kalau kita lihat layar, kita belum lama lahir, rasanya tidak terasa hidup. Hidup kalau ibarat kan setetes air yang ada di lautan yang diambil dari ujung jari kemudian menetes, hidupnya seperti itu begitu lahir menjadi remaja bisa bermain semaunya, karena tuntutan harus bekerja, tetapi tidak lama dia akan menjadi tua, ada yang mengatakan 'enak tua momong cucu, momong anak'. Allah akan mengakhiri hidup kita dengan kematian," ujarnya.

Menurutnya, Da'i Komunitas perlu model dan modal. "Model akan terjadi apabila dakwah komunitas memiliki modal, orang itu bisa model-model kalau ada modal, kalau tidak punya modal bisa tidak karu-karuan. Model itu penting, kami ingin memberikan modal untuk model dakwah kita di komunitas baik komunitas virtual dunia maya ataupun komunitas dunia nyata," jelasnya.

"Kita bisa tampil maksimal apabila kita punya model dan modal tentu modal yang di berikan Allah sudah sangat luar biasa," tukasnya. (Habibie)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.