PCM KENJERAN BEKALI KARYAWAN AUM

lensadakwah.com - Jelang datangnya Bulan Ramadhan 1443H. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran melalui Majelis Pembina Kader (MPK) selenggarakan pemantapan SDM pegawai dilingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang ada wilayah PCM Kenjeran, 31 Maret 2022.

 Ust. Muchamad Arifin menerima cinderamata setelah acara berlangsung

Acara yang digelar di Gedung Dakwah Kenjeran Muhammadiyah Center (CMM) yang  beralamatkam di Jalan Platuk 104 Surabaya ini diikuti oleh para guru dan karyawan MI Muhammadiyah 25  SMP Muhammadiyah 15 dan Panti Asuhan Muhammadiyah.

Dalam kegiatan tersebut mendatangkan beberapa pemateri dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya dan juga dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kenjeran.

Dalam pantauan lensadakwah.com pelaksanaan acara dibagi menjadi tiga kelas, yaitu kelas dasar, kelas menengah dan kelas mahir. Meskipun dibagi menjadi tiga kelas namun tetap mendapatkan materi yang sama.

Materi pertama yang disajikan pada pukul 09.30 - 11.00 adalah materi " Kehidupan pribadi : Akidah Akhlaq, materi kedua disampaikan pada pukul 12.00-13.30 dengan materi " Kehidupan Ibadah Muamalah" dan materi ketiga disampaikan pukul 13.30-14.45 dengan materi " Kehidupan Berorganisasi, Keprofesian dan Pengelolahan AUM".

Ketua PCM Kenjeran periode 2005-2010 ustad Muchamad Arifin yang mendapatkan kesempatan menyampaikan materi kedua, yaitu tentang "Ibadah-Muamalah" dikelas dasar.


Dalam penyampaiannya ustad Arifin menyampaikan bahwa sangat penting sekali kita mempelajari soal ibadah dan muamalah. Materi ibadah menyangkut hubungan kita kepada Sang Maha Pencipta sedangkan Muamalah terkait dengan hubungan interaksi sesama manusia.

Ibadah itu dapat dibagi dua, yaitu ibadah khusus dan ibadah umum ungkap ustad Arifin yang juga ketua Lembaga Dahwah Khusus (LDK) Muhammadiyah Jawa Timur ini. 

Ibadah khusus adalah praktek ibadah yang secara khusus telah ditetapkan model atau tatacaranya. Sedangkan ibadah umum adalah ibadah yang secara khusus tidak diatur secara khusus model dan tatacaranya.

Penyampaian materi yang ditunjukkan melalui dilayar dengan beberapa contoh model ibadah khusus dan ibadah umum menjadikan para peserta lebih bisa memahaminya dengan jelas.

Sistem ajaran Islam ada empat. Lanjutnya setelah menyampaikan materi ibadah. Empat sistem tersebut adalah: Aqidah,  ibadah, akhlak dan muamalah.

Muamalah adalah interaksi antar manusia dalam upaya melangsungkan kehidupan berekonomi, bersosial dan bermasyarakat sehingga terwujud kehidupan yang sejahtera dengan tetap dalam ridha Allah subhanahu wa ta'ala.

Frame dalam melangsungkan kegiatan ditengah masyarakat (mualamah) adalah potongan ayat Allah yang terdapat dalam QS. Al Maidah ayat 2, yang artinya:

Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa.

Dalam menjelaskan ayat diatas ustad yang pernah dinobatkan sebagai pemecah rekor di Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI) tersebut dengan memutarkan sebuah vidio pendukung sehingga mampu menjadikan para peserta tetap bisa fokus mengikuti meskipum diacara disiang hari.

Beberapa tampilan vidio dilayar sebagai pendukung materi sempat bikin gerrr..para peserta tidak bisa tahan tawanya. Khususnya ketika disampaikan masalah muamalah yang terkait dengan kemajuan teknologi online seperti E-commerc dan seterusnya.

Geerrrr...tawa peserta terpaksa harus berhenti seketika karena waktu menunjukkan pukul 13.30 tanda waktu berakhir. 

lensa_ldkpwmjatim












 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.