SDM 3 : MEWASPADAI PERGAULAN MODERN

Perkembangan teknologi layaknya pedang bermata dua. Artinya, walaupun terdapat banyak dampak positif di satu sisi, ada juga beberapa dampak negatif di sisi lainnya. 



Hal diatas yang disampaikan ustad Muchamad Arifin Ketua Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Muhammadiyah Jawa Timur dalam kajian wali murid SD Muhammadiyah 3 Surabaya  pada  hari Ahad  20 Maret 2022.

Dalam paparannya ustad Arifin menyampaikan bahwa lajunya perkembangan teknologi tidak bisa dibatasi oleh apapun dan siapapun. Oleh karena itu kitalah yang harus bisa memilih dan memilah  mana yang positif dan mana yang negatif.



Selain menyampaikan beberapa dampak negatif dari perkembangan teknologi ustad yang juga menjabat sebagai Kabiro Pencegahan Narkoba di Komnas Pendidikan Jatim memyampaikan akan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Peredaran dan penyalahgunaan narkoba  susah untuk dikenali sehingga bagi orang tua harus ekstra dalam mengawasi putra-putrinya. Mengingat modus peredaran gelap narkoba bagaikan jarum jatuh di malam hari, artinya begitu sulit dikenali.

Penyuluh terbaik narkoba tingkat nasional ini juga menyampaikan beberapa indikasi anak yang terpapar dalam penyalahgunaan narkoba. Menurutnya cara mudah mengenali anak yang kenak narkoba itu terjadinya perubahan perilaku yang sangat drastis. 



Modus peredaran gelap narkoba itu bagaikan musuh tanpa wajah. Hal ini karena sulitnya untuk dikenali. 

Dalam penyampaian materinya ustad yang sehari-harinya sebagai Kabid Agama Sosial dan Budaya BNPT-FKPT Jatim ini menyampaikan beberapa kasus nyata beberapa anak yang mati sia-sia karena narkoba. (Arifin)

lensa_ldkpwmjatim









Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.