SMPM 13 : PARENTING MENJADI ORANG TUA HEBAT

Menjadi orang hebat merupakan harapan semua orang tua, bapak ibu yang hadir disini harus yakin bahwa kita adalah orang tua yang hebat. Inilah yang disampaikan ustad Muchamad Arifin didepan para wali murid SMP Muhammadiyah 13 Surabaya dalam acara parenting. Sabtu, 5 Maret 2022.
Muchamad Arifin saat menyampaikan materi parenting

Acara parenting yang dimulai dari pukul 09.00 dan berakhir 11.00 diselenggarakan di Masjid Sholihin kompek SMP Muhammadiyah 13 Jalan Tambak Segaran no. 27 Surabaya dengan diikuti oleh para orang tua dari kelas VII-VIII.

Dalam sambutannya ustad Sofyanda Atmaja selaku kepala sekolah menyampaikan bahwa sebagai orang tua kita harus faham apa saja yang ada dalam gadget anak kita. Mengetahui apa yang ada dalam gadget anak meruoakan salah satu cara untuk bisa kontrol terhadap apa yang dilakukan anak.

Foto bersama para guru pasca acara berlangsung

Ustad Arifin panggilan dari Ketua Lembag Dakwah Khusus (LDK) Muhammadiyah Jawa Timur selaku narasumber dalam kesempatan tersebut menyampaikan beberapa pengalamannya saat mendampaingi anak-anak yang terjerat kasus narkoba. Rata-rata anak yang masuk dalam perangkap penyalahgunaan narkoba diantaranya adalah karena kurangnya perhatian dari orang tua. oleh karena itu sesibuk apapun kita sebagai orang tua jangan sampai melupakan tanggung jawabnya sebagai orang tua yaitu, menjadi teladan, membimbing dan mengarahkan.

Sebagai motivasi bagi para wali murid yang hadir dalam membuka paparan materinya diputarkan sebuah vidio pendek yang berjudul "Dua Masa Depan Berbeda". Dalam vidio ini digambarkan dua anak yang saling bersahabat sejak kecil tetapi pada akhirnya harus berbeda  karena salah memilih pergaulan. Yang satu berhasil menggapai cita-citanya karena sungguh-sungguh dalam belajar sedangkan yang satunya harus meninggal dunia diusiap muda darena terinveksi HIV-AIDS akibat penyalahgunaan narkoba dan sek bebas.

Harapan dari diputarkannya vidio pendek ini ungkap ustad Arifin kepada lendsadakwah.com agar para orang tua mampu mengarakan kepada pura-putrinya serta mengawasinya akan pergaulan bebas diluar yang mengakibatkan kefatalan pada masa depan generasi yang akan datang.

Foto bersama pengurus ikwam

Dalam pantauan lensadakwah.com ustad Arifin yang pernah dua kali mendapatkan penghargaan dari Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI) ini dalam paparannya lebih banyak menyampaikan kejadian-kejadian dilapangan daripada tinjaun ilmiah maupun lainnya. Misanlnya saja dampak buruk penggunaan gadget pada anak antara lain anak menjadi pribadi tertutup, gangguan tidur, suka menyendiri, perilaku kekerasan, pudarnya kreativitas, dan ancaman cyberbullying yang semuanya disajikan dengan contoh kasus nyata dilapangan.

Dipaparkanya beberapa kasus nyata baik terkait masalah dampak negatif dari gadget maupun penyalahgunaan narkota tersebut dengan harapan para orang tua yang tergabung dalam ikatan walimurid (ikwam) ini betul-betul yakin bahwa penyalahgunaan narkoba dan dampak negatif dari teknologi perkembangan gadget itu nyata bukan hanya hoax atau sekedar nakut nakuti aja.

lensa_ldkpwmjatim




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.