MERAIH AMPUNAN DI HARI KEMENANGAN*

اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَر ـ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ
اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً ـ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَلاَنَعْبُدُ اَلاَّ اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُوْنَ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْـدَهُ وَنَصَرَعَبِدَهُ وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ . اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ


lensadakwah.com - Saudaraku semua para jamaah shalat Idul Fitri yang yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta'ala.


Ustad Muchamad Arifin**

Di pagi yang cerah penuh berkah pagi ini dengan rahmad Allah kita semua bisa menjalanlan shalat Idul Fitri dalam kaadaan sehat.

اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَر ـ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ

Kalau Ramadhan diibaratkan sebuah kompetisi atau perlombaan, maka kita pagi ini saatnya meraih hadinya. Hadiah sebuah ampunan dosa dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sebagaimana Hadits yang banyak disampaikan dalam bulan Ramadhan :

Barang siapa yang berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah, maka semua dosanya yang lalu akan diampuni.

Menang dalam sebuah kompetisi merupakan harapan kita semua. Oleh karena itu agar kita bisa meraih kemenangan, maka harus mengikuti ketentuan yang ditentukan.

Dalam Al Qur'an Surat Al Mukminun telah dijelaskan secara rinci tahapan untuk bisa mencapai kemenagan. 

اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَر ـ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ


Tahapan Menggapai Kemenangan

1). Memiliki iman yang kuat ( Kokoh tak tertandingi). 

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman QS. Al Mukminun: 1

Iman yang kokoh tidak mudah roboh, hanyut oleh sebuah kepentingan khususnya godaan dunia yang seringkali datang dengan terpaksa dan memaksa.

2). Mampu mendirikan shalat dengan betu-betul khusu' karena Allah swt.

(yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam sembahyangnya. QS. Al Mukminun: 2

Shalat merupakan bentuk penyerahan diri kepada Sang Kholik. Hal ini nampak dalam sebuat gerakan takbiratul ikhram, dimana kedua telapak tangan diangkat sampai kedua bahu. 

3). Menjauhkan diri dari perbuatan yang sia-sia, tidak bermanfaat.

Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna. QS. Al Mukminun: 3

Kemajuan teknologi digital seringkali menyeret kepada para generasi penerus lupa akan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. 

Maraknya peredaran pornografi dan judi online salah satu faktor penyebabnya adalah karena dampak negatif perkembangan gadget yang terus berkembang.

4). Menyisihkan sebagaian nikmat Allah untuk didistribusikan kembali dijalanNya.

Dan orang-orang yang menunaikan zakat. QS. Al Mukminun: 4

Allah memintak kepada hambanya untuk selaku menyisihkan sebagaian nikmatnya kepada hambanya, agar kelak menghadap Allah tidak dalam kondisi miskin. Jangan sampaik dunuia kita miskin kemudian menghadap Allah tambah miskin.

5). Menjaga etika dalam pergaulan juga merupakan bagian syarat untuke dapatkan kemenangan. Sebagaimana ayat dibawah ini:

Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya. QS. Al Mukminu: 5

Menjaga etika dalam pergaulan merupakan bagian penting untuk kita perhatikan dalam pergaulan. Tidak sedikit orang-orang yang harus dengan urusan hukum akibat tidak bisanya menjaga etika dalam pergaulan.

اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَر ـ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ 

الْحَمْدُ

Marilah kita semua berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala: Semoga Allah menerima amal ibadah kita selama Ramadhan sam dibulan-bulan lainnya.

Nashrumminallah Wafathunqorib Wabasysyiril Mukmini. 

lensa_ldkpwmjatim


* Ringkasan Materi Khutbah Idul Fitri 1443 H. Yang diselenggarakan oleh Masjid al Ikhlas Wonosari Baru di Sepanjang Jalan Wonosari Baru. 

** Khutbah disampailan oleh Ketua Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Muhammadiyah Jawa Timur.


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.