JEJAK RAMADHAN. MASIHKAH MEMBEKAS ??

lensadakwah.com - Belum lama kita meninggalkan bulan Ramadhan. Bulan dimana Allah telah menjanjikan ampunan bagi hambanya yang menjalankan ibadah dengan sungguh-sungguh.

Muchamad Arifin, M.Ag
KETUA LEMBAGA DAKWAH KHUSUS
LDK PWM JAWA TIMUR

Kesungguhan dan keikhlasan kita dalam rangkaian menjalankan segala ibadah  lainnya, diharapkan dapat menjadi penghapus dosa-dosa yang telah kita lakukan sebelumnya. Hal ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW yang artinya :

Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (HR Bukhari dan Muslim).

Selain itu, shalat tarawih yang dilakukan setiap malam di bulan Ramadhan juga membantu menghapus dosa masa lalu. Sebagaimana hadits Nabi SAW yang artinya :

Barangsiapa yang menjalankan shalat malam di bulan Ramadhan dengan penuh keyakinan dan mengharap pahala dari Allah SWT, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (HR Bukhari dan Muslim)

Marilah jejak Ramadhan kita jadikan sandaran dalam setiap akrivitas sehari-hari kita diluar Ramadhan. Apa yang kita lakukan di dalam Ramadhan kita lakukan juga diluar Ramadhan.

Pintu Ampunan Selalu Terbuka 

Allah membuka pintu ampunan kepada siapa saja dan kapan saja. Selama memiliki niat yang sungguh-sungguh untuk bertobat, maka Allah akan mengampuninya. 

 قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ (53) وَأَنِيبُوا إِلَى رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنْصَرُونَ (54)

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi). QS. Az Zumar: 53-54.

وَمَنْ يَعْمَلْ سُوءًا أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللَّهَ يَجِدِ اللَّهَ غَفُورًا رَحِيمًا

Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS. An Nisa’: 110

Saudaraku para pembaca tulisan ini yang dirahmati Allah swt. Jangan pernah kita merasa bosan untuk selalu beristighfar. Kita tidak pernah lepas dari ucapan, fikiran dan perbuatan dosa. Dosa ada dimana-mana. 

أَفَلا يَتُوبُونَ إِلَى اللَّهِ وَيَسْتَغْفِرُونَهُ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya ?. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Maidah: 74).

Semoga Allah memberi kita taufik untuk menjadi hamba yang tidak berputus asa dari luasnya rahmat dan ampunan Allah. Nasrumminallah Wafathunqorib Wabasysyirilmukminin.


lensa_ldkpwmjatim.




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.