FAHAM INI DAPAT MERUSAK PERTAHANAN NKRI, APA SAJA?

Lensadakwah.com - Antusiame Tim Penyuluh Terpadu Anti Radikalisme memasuki materi ke 6 dalam rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur. Kamis (30/6/2022)

Hadir mewakili Asintel Kasdam V / Brawijaya M Iqbal Prihanta Yudha menyampaikan materi tentang Pencegahan dan Penanggulangan Radikalisme, Komunisme, dan Terorisme.

M Iqbal pemateri bersama Faridatul Hanum sebagai moderator.

Didampingi dra Faridatul Hanum MKomI Kabid Perempuan dan Anak FKPT Jatim sebagai moderator, materi berlangsung efektif dan penuh diskusi.

Sebagai TNI yang memiliki dasar sebagai pertahanan negara terlalu fokus terhadap serangan dari luar namun rapuh terhadap serangan di dalam. 

Hal itu disampaikan sebagai bentuk introspeksi dan kewaspadaan TNI utamanya di wilayah Jawa Timur dalam rangka penguatan pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Secara singkat dijelaskan pengertian radikalisme, komunisme, dan terorisme yang semakin menguatkan pemahaman para penyuluh.

Berbeda dari materi-materi sebelumnya, dalam kesempatan ini disampaikan pula bahaya faham komunisme yang masih menjadi ancaman meskipun secara fisik lembaga sudah tidak ada, namun secara personal, pelakunya masih berkeliaran di Indonesia.

"Mari kita bersama perkuat pertahanan NKRI untuk menangkal faham radikalisme, komunisme, dan terorisme", pungkasnya.


Penulis : Muhaimin

Editor   : Muchamad Arifin

Lensa_fkptjatim



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.