INGIN JADI ORANG TUA HEBAT ? BACA INI

Orang tua merupakan sosok panutan pertama bagi anak sejak pertama dilahirkan. Dalam hal ini, orang tua wajib mendidik dan membesarkan anak dengan baik hingga menggapai cita-cita yang diharapkan.

Muchamad Arifin
 Saat Menyampaikan Materi

Lensadakwah.com - Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 15 Surabaya yang terletak di Jalan Platuk No. 104 Surabaya selenggarakan parenting skill pada wali murid kelas VII dan VIII Sabtu, 18 Juni 2022.

Acara yang ditempatkan di Hall Spemlibels tepatnya di lantai Tiga ini menghadirkan Motivator Nasional yang juga Ketua Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Muhamadiyah Jawa Timur Muchamad Arifn.

Di depan wali murid Ketua LDK Muhamadiyah Jatim yang sering dipanggil ustad Arifin ini menyampaikan ceramahnya dengan diberi judul Menjadi Orang Tua Hebat.

Foto Peserta 
Khusuk Mengikuti Acara

Siapakah orang tua hebat itu ? Pertanyaan yang ditujukan kepada audiens para wali murid. Melihat wali murid pada bengong mau jawab apa. Ustad Arifin melanjutkan, bahwa orang tua hebat itu adalah kita. 

Kita semua adalah orang tua hebat. Kita jangan pernah ragu mengatakan bahwa kita adalah orang tua hebat. Kalau kita ragu dengan diri kita sebagai orang tua hebat....lalu siapa orang tua hebat dari anak-anak kita.

Dalam paparan selanjutnya ustad yang mengantongi dua sertifikat dari Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI) ini lebih lanjut berpesan pada dua masalah besar yang dihadapi oleh generasi milenial sekarang.

Dua dari permasalahan diatas adalah dampak negatif dari pesatnya perkembangan teknologi digital dan penyalahgunaan narkoba. 

Dampak negatif dari perkembangan teknologi digital, diantaranya adalah maraknya perjudian online dan pornografi maupun pornoaksi. 

Sambil menunjuk kelayar ustad Arifin akan beberapa jenis judi online dengan tujuan agar para wali murid betul-betul faham jika di handphone putra-putrinya kedapatan aplikasi tersebut bisa mengenalinya.

Selanjutnya adalah masalah penyalahgunaan narkoba dan peredarannya. Para wali murid sempat geleng kepada ketika ustad yang pernah meraih sebagai fasilitator pencegahan narkoba terbaik tingkat nasional ini menunjukkan kasus-kasus penyalahgunaan narkoba dilingkungan pelajar.

Modus baru peredaran narkoba berbentuk cair semakin sulit dikenali. Oleh karena itu kita sebagai orang tua harus lebih waspada. Kata ustad Arifin sambil menunjuk kelayar beberapa jenis narkoba berbentuk cair, seperti ganja cair, sabu cair dan bentuk narkoba lainnya yang sekarang serba cair dengan modus penggunaannya lewat rokok elektrik.

lensa_ldkpwmjatim



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.