KASIH ILAHI TIDAK BERTEPI

Dalam Al Qur'an, dari 99 Asmaul Husna yang paling banyak disebut ialah Ar-Rahman, Ar-Rahim.


Lensadakwah.com - Ar-Rahman dan Ar-Rahim merupakan diantara asmaul husna yang paling banyak disebut dalam Al Qur'an. Inilah yang disampaikan oleh ustad Nurcholis Huda dalam Muqaddimahnya pada Kajian Ba'da Shubuh  Rabu, 22 Juni 2022 di Masjid At-Taqwa Pogot Surabaya.

Dalam agama lain Tuhan atau Dewanya itu manukutkan, jika tidak memberikan sesaji akan marah. Sedangkan dalam agama Islam Tuhan itu memberikan kasih sayang tidak terbatas. Bahkan Allah Maha Pengampun, yaitu mengampuni hambanya yang bertaubat.

Sebagaian ulama ada yang mengatakan bahwa Ar-Rahman adalah kasih sayang Allah di dunia untuk seluruh manusia, yang baik maupun yang buruk. Sedangkan Ar-Rahim adalah kasih sayang Allah kepada hambanya yang baik saja. Terutama nanti di akhirat.

1% kasih sayang Allah diberikan di dunia sedangkan yang 99 % kasih sayang Allah diberikan nanti di akhirat.

Sebagai hamba Allah yang mengharapkan kasih sayangNya jangan lupa jika akan melakukan sesuatu mulailah dengan membaca basmalah agar apa yang kita lakukan mendapatkan berkah.

كُلُّ كَلَامٍ أَوْ أَمْرٍ ذِي بَالٍ لَا يُفْتَحُ بِذِكْرِ اللهِ فَهُوَ أَبْتَرُ – أَوْ قَالَ 

Setiap perkataan atau perkara penting yang tidak dibuka dengan dzikir pada Allah, maka terputus berkahnya.

Mengucapkan bismillah setiap kita akan melakukan pekerjaan, maka itu secara tidak langsung merupakan kita melaksanakan perintah Allah.

Dengan mengucap bismillah berarti kita sadar bahwa kita bisa melakukannya karena pertolongan Allah. Oleh karena itu jangan lupa mengawali pekerjaan dengam bismillah dan mengakhiri dengan mengucapkan Alhamdulillah.

Foto saat kajian berlangsung

Allah akan melipat gandakan dengan sepuluh kali lipat pahala jika hambanya melakukan kebaikan. Sedangkan jika berbuat salah tidak lipatkannya bahkan diampuninya jika segera bertobat.

مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا ۖ وَمَنْ جَاءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزَىٰ إِلَّا مِثْلَهَا وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ

Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan). QS. Al An'am: 160

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS. Az Zumar: 53

Dan masih banyak ayat-ayat lainnya yang disampaikan oleh ustad Nurcholis Huda. Diantaranya adalah: QS. Ali Imran: 135, QS. Al Baqarah:169, QS. Fushilat: 53, QS. Ibrahim: 64.

Bagi pembaca yang ingin mengikuti kajian secara online silakan simak melalui TAQWAMU-Tv dilink Youtube https://youtu.be/tuV74ZrTllA

lensa_ldkpwmjatim


Sumber: Kajian ust. Nurcholis Huda

Editor   : Muchamad Arifin




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.