KEWAJIBAN INI JARANG DILAKSANAKAN

Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. QS. Ali Imran: 104


Ust. Muchamad Arifin

Lensadakwah.com - Menyampaikan kebaikan  itu merupakan tugas setiap hamba kepada Allah swt. Inilah pesan yang disampaikan ustad Muchamad Arifin kepada para jamaah pengajian wanita Masjid Jenderal Sudirman Jalan Dharmawangsa Surabaya. Ahad, 19 Juni 2022.

Dalam penjelasannya ustad yang juga Ketua Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Muhammadiyah Jawa Timur ini menegaskan bahwa kita semua mempunyai kewajiban untuk melaksanakan dakwah Amal Makruf dan Nahi Munkar. 

Berdakwah itu tidak harus di atas mimbar  atau dimeja seperti saya saat ini ungkapnya kepada jamaah. Tetapi dakwah bisa dilakukan dengan banyak cara. Intinya dakwah itu mengajak kebaikan dan meninggalkan kejelekan.

  مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ.( وراه صحيح مسلم)

Rasulullah pernah bersabda: “Barangsiapa yang melihat kemungkaran, maka cegahlah dengan tanganmu, apabila belum bisa, maka cegahlah dengan mulutmu, apabila belum bisa, cegahlah dengan hatimu, dan mencegah kemungkaran dengan hati adalah pertanda selemah-lemah iman


Dalam agama Islam dakwah sudah ditentukan mulai dari caranya, materinya, yaitu sesuai dengan perintah Alquran dengan cara yang hikmah. Sebagaimana yang ayatNya yang berbunyi :

ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. QS. An Nahl: 125

Hikmah adalah kebijaksanaan yang bisa menyesuiaikan dengan konteks yang sedang berkembang. Misalnya ditengah perkembangan teknologi saat sekarang ini materi dan cara dakwah bisa sesuaikan.

Kepada para jamaah pengajian Ketua LDK PWM Jatim yang sering dipanggil ustad Arifin ini mengajak paravjamaah pengajian untuk menggunakan gadgetnya sebagai media dakwah.

Mari kita jadwalkan setiap buka gadget wajib share satu ayat Al Qur'an atau satu Hadits. Jika ini bisa kita lakukan, maka ini sudah termasuk bagian dari dakwah yang luar biasa. Ungkap ustad Arifin.

Ibu-ibu punya gadget sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan untuk berbagi kebaikan. Ingat...gadget kita nanti dihadapan Allah akan menjadi saksi perbuatan kita saat di dunia.

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَخْفَىٰ عَلَيْهِ شَىْءٌ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَا فِى ٱلسَّمَآءِ

Sesungguhnya bagi Allah tidak ada satupun yang tersembunyi di bumi dan tidak (pula) di langit. QS. Ali Imran: 5

Foto jamaah sebelum acara dimulai

Menyambut Bulan Kurban

Selanjutnya ustad Arifin menyampaikan seputar perintah kurban dengan mengupas QS. Al Kautsar.

Dalam menjelaskan terkait tiga ayat yang terdapat dalam QS. Al Kautsar, maka diputarkan sebuah vidio sejarah Nabi Ibrahim, Ismail dan Hajar. Karena dari ketiga figur hamba Allah inilah yang melatar belakangi perintah ibadah kurban dan haji.

Ada tiga figur hamba Allah yang harus kita contoh pada keluarga Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim figur seorang bapak, Hajar figur sebagai seorang Ibu sedangkan Ismail sebagai figur serang anak.

lensa_ldkpwmjatim






Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.