MUHAMMADIYAH PERINGATI HANI

Permasalahan Penyalahgunaan  dan Peredaran Gelap Narkoba adalah Masalah kita bersama. Inilah yang disampaikan oleh Ketua Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Muhammadiyah Jawa Timur, 26 Juni 2022.

Dari kiri: Ketua LDK PDM Surabaya  Ketua LDK PWM Jatim, Kepala SDM 4 Surabaya

Lensadakwah.com - Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) LDK Muhammadiyah Jatim bersinergi dengan LDK PDM Surabaya Selenggarakan Pelatihan Dai Anti Narkoba bagi para Dai yang ada dilingkungan  Muhammadiyah dan Aisyiyah Surabaya.

Dalam pelatihan yang diikuti oleh 100 Dai tersebut di diselenggarakan di SD Muhammadiyah 4 Surabaya dengan menghadirkan para narasumber yang memiliki keahlian dibidang penangan masalah narkoba.

Edy Susanto, M.Pd  Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya selaku tuan rumah dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaannya ditempati Pelatihan Dai Anti Narkoba oleh LDK Muhammadiyah Surabaya. 


Foto bersama setelah acara penutupan

Dalam pantauan lensadakwah.com paparan pertama disampaikan oleh ustad Muchamad Arifin Ketua LDK Muhammadiyah Jatim dan juga presentator pencegahan penyalahgunaan narkoba tingkat nasional.

Pria yang pernah dinobatkan sebagai Fasilitator Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Tingkat Nasional ini menguraikan awal mula terjadinya seseorang menjadi pencandu narkoba.

Rokok dan minuman keras (beralkohol) merupakan pintu masuk menuju penyalahgunaan narkoba. 

Selanjautnya melalui layar yang terpampang di depan ustad yang juga menjabat sebagai Kabid Agama Sosial dan Budaya di Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Perwakilan Jatim (FKPT) ini menjelaskan proses terjadinya sakaw (sakit karena putaw). 

dr. Zuhrotul Mar'a Lailatus S 

Bukan hanya alur terjadinya sakaw pagi pengguna yang disampaikan tetapi juga ditayangkan beberapa kasus peredaran narkoba serta jenis-jenis narkoba yang sering disalahgunakan dilingkungan anak-anak.

Modus peredaran dan jaringan narkoba sungguh tertata dengan rapi karena ini bagian sindikat narkob. Oleh karena itu kita sebagai seorang dai harus ikut serta dalam mengatasi masalah narkoba ini. 

Paparan materi kedua disampaikan oleh dr Zuhrotul Mar'a Lailatusshalihah Ketua Divisi Pencegahan Narkoba LDK Muhammadiyah Jawa Timur.

Dalam paparannya perempuan yang juga anggota Dewan Komisi B Kota Surabaya ini menyampaikan seputar deteksi dini bagi para penyalahguna narkoba. Hal ini disampaikan agar pada dai yang gabung dalam acara pelatihan ini bisa mengenali sejak dini pecandu narkoba.

dr. Aristanto Prambudi

Sedangkan materi yang ketiga disampaikan oleh dr Aristanto Prambudi juga dari Divisi Pencegahan Narkoba LDK Muhammadiyah Jawa Timur.

Dalam materi yang ketiga ini dokder berdarah madura ini menyampaikan pengenalan alat peraga pembelajaran terkait jenis narkoba dan alat yang sering digunakan untuk menggunakan narkoba. 

Lanjut anggota Divisi Pencegahan Narkoba LDK Muhammadiyah Jarim yang sering disebut dr Pram ini mengenalkan cara menggunakan tes urine.

Ketua LDK PDM Surabaya yang sering dipanggil ustad Habib ini menyampaikan kepada media bahwa acara ini diselenggarakan berkat sinergi anatara LDK PWM Jatim, LDK PDM Surabaya dan SD Muhammadiyah 4 Pucang.

Wawan Kurniawan Aziz, S. Psi dari BNNP Jatim baju biru

Sebelum acara penutupan hadir memberikan pemantapan dari BNN Provinsi Jawa Timur Wawan Kurniawan Aziz, S. Psi yang sering dipanggil Mas Wawan  Dalam sambutannya disampaikan bahwa BNNP Jatim ikut senang melihat gerak LDK Muhammadiyah Jawa Timur bersama LDK Kota /Kabupaten lainnya yang begitu masif dalam melaksanakan pencegahan narkoba.

Permasalahan peredaran narkoba begitu berat. Tanpa dibantu dari semua komponen masyarakat termasuk LDK tidak akan mampu mengatasinya.

lensa_ldkpwmjatim




 









Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.