MUMTAS SEKOLAHNYA GENERASI QUR'AN

SD Muhammadiyah 10 Surabaya dinobatkan sebagai sekolahnya generasi al Qur'an.


Lensadakwah.com - SD Muhammadiyah 10 Surabaya (MUMTAS) mengikuti gelaran Wisuda Tahfidh angkatan ke-6 yang diselenggarakan oleh Tajdied Center, Majelis Tabligh, PWM Jawa Timur yang bertempat di Gedung Serbaguna UNESA Ketintang, Jalan Ketintang Baru Selatan 8/11 Surabaya, Sabtu (25/06/2022). 

Wisuda ini diikuti 325 peserta dari berbagai sekolah Muhammadiyah se-Jawa Timur, diantanya : Jombang, Mojokerto, Bojonegoro, Lamongan, Gresik dan sekitarnya.

Wisuda ini merupakan kegiatan yang sangat bergengsi di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah Jawa Timur.


Dalam Wisuda yang mengambil tema : Love Qur’an Generation,  merupakan suatu yang sangat spesial bagi SD Muhammadiyah 10 Surabaya (MUMTAS) yang terletak di Jln. Sidoyoso 9/14 - 16 karena dinobatkan sebagai Sekolah Generasi Qur’an. Hal ini dikarenakan selalu konsisten sejak wisuda pertama digelar di Universitas Muhammadiyah Gresik sampai angkatan ke-6 senantiasa berpartisipasi dan menampilan performa yang meningkat dari waktu ke waktu.

Ahmad Munhamir, Kepala SD Mumtaz menyatakan : “Sangat berterima kasih kepada semua pihak terutama direktur Roudhotul Huffadh (Lembaga Tahfidh MUMTAS) yang terus menerus mengawal branding sekolah sebagai sekolah tahfidh.

walaupun, menurutnya,  saat ini terasa berat dan banyak sekali tantangan yang harus dihadapi, tapi semua itu menjadi pelecut semangat untuk mencetak generasi qur’ani”, pungkasnya dengan nada optimis.

Sementara itu, Saifun Nur selaku direktur Roudhotul Huffadh menuturkan : “Bahwa sebelum secara resmi mendapat syahadah dan diwisuda, siswa diwajibkan mengikuti munaqosah yang sangat ketat oleh Munaqis dari Team Tajdied Center dengan materi uji berupa kelancaran hafalan, tajwid dan fashohah yang berirama hijaz. 


Tidak jarang, sambungnya, mereka ada yang harus mengikuti remedi, bahkan ada yang dinyatakan gagal. 

Alhamdulillah tahun ini kita bisa meloloskan 51 anak dengan katagori juz 30, 29, dan 1”, terangnya dengan lega.

Di sisi lain, Endang Kurniawan, anggota POLRI sekaligus wali murid SD Mumtaz,  menuturkan : “Bahwa gerakan Muhammadiyah menghafal harus terus-menerus digelorakan dan diperkuat dalam berbagai kondisi dan kedaan, terutama pada generasi milenial. Ujarnya.

Dengan mencetak generasi Qur’ani sejak dini, insya Allah berbagai problematika kenakalan remaja bisa diatasi,” pungkasnya.

lensa_ldkpwmjatim

Sumber  : Ahmad Munhamir

Editor      : Khoirul Anam

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.