FKPT SIAP WUJUDKAN JATIM HARMONI

Lensadakwah.com - Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur siap wujudkan Jawa Timur Harmoni. 


Foto bersama setelah acara penyampaian materi


Hal di atas yang disampaikan oleh Kabid Agama Sosial Budaya (BNPT-FKPT) Jatim Muchamad Arifin di depan peserta:  Kegiatan Mewujudkan Jatim Harmoni Melalui Kemitraan Peningkatan Peran Ormas/ LSM Dalam Pembangunan di Jatim. Malang, 20 Juli 2022.

Acara dibuka oleh Kepala Bakesbangpol Jatim R. Heru Wahono Santoso, S.Sos.,MM, pada pukul 14.30 didampingi oleh Ketua DPD Pepabri Jatim Mayjen TNI (Pur) Dr. Istu Hari Subagio, SE., MM

Dalam paparannya di depan 90 peserta kegiatan yang diprakarsai oleh Bakesbangpol Provinsi Jatim ini, Kabid Agama Sosial Budaya FKPT Jatim menyampaikan tema " Peran Masyarakat Dalam Pencegahan Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme dalam Mendukung Suksesnya Pembangunan di Jawa Timur".

Acara yang digelar selama dua hari mulai tanggal 20-21 Juli 2022 di Hotel Ijen Suites Malang ini dihadiri oleh para pengurus purnawirawan TNI-Polri se-Jawa Timur yang tergabung dalam organisasi Pepabri.

Didepan para purnawirawan TNI-Polri yang tergabung dalam organisasi Pepabri Muchamad Arifin menyampaikan bahwa, Indonesia merupakan salah satu negara besar yang memiliki tingkat kemajemukan tertinggi di dunia, baik dari sisi etnis, agama, bahasa, maupun budaya secara umum.


Foto bersama semua peserta

Lanjut Kabid Agama Sosbud FKPT Jatim menyampaikan bahwa keanekaragaman budaya, ras, suku dan agama yang ada jangan sampai menjadi sumber perpecahan tetapi harus kita jadikan kekayaan dan tetap dalam satu kesatuan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. 

Diantara benalu yang dapat merusak keindahan ditengah aneka warna atau keanekaragaman budaya, adat, agama dan lainnya yang ada adalah Intoleran. 

Intoleran merupakan kondisi dimana suatu kelompok seperti masyarakat, kelompok agama, atau kelompok non-agama yang secara spesifik menolak untuk menoleransi praktik-praktik, para penganut, atau kepercayaan yang berlandaskan agama.

Intoleran terjadi juga salah satu sebabnya adalah sikap tidak mau menerima perbedaan yang ada ditengah masyarakat yang berlanjut pada rencara jahat (radinal) yang akhirnya dapat menjadi aksi teror-terorisme yang menyebabkan tidak kondusifnya sebuah keadaan.

Intoleran juga bisa dibilang sebagai embrio segala masalah. 

Intoleran juga dibisa disebut penyakit hati yang jika dibiarkan akan sangat berbahaya dampak negatif yang ditimbukan, baik bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat, bernegara juga beragama.

Vidio aksi teror yang sempat diputarkan disela-sela presentasinya menjadikan para peserta yang rata-rata purnawirawan terheran-heran. 

Acara diakhiri tepat pukul 21.45 menit dengan menyanyikan lagu Hidup damai ditengah keanekaragaman menjadikan para peserta tetap semangat dalam mengikuti acara tersebut.

lensa_fkptjatim.




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.