DELAPAN VITAMIN HATI

Lensadakwah.com - Tubuh kita membutuhkan agar sehat dan punya daya tahan. Mencegah infeksi, meningkatkan fungsi otak, produksi sel darah merah, jantung, saraf danseterusnya.


Ustad Nurcholis Huda

Hal diatas yang disampaikan oleh ustad Nurcholis Huda dalam kajian Rabu ba'da shubuh di Masjid At-Taqwa Pogot Surabaya, 24 Agustus 2022.

Lanjut ustad Nurcholis menyampaikan bahwa rohani kita juga butuh vitamin agar sehat, kokoh dan punya daya tahan. Rohani harus sehat dan kuat karena gempuran rohani tidak kalah dahsyat dengan gempuran jasmani.

Hidup itu deretan masalag kemasalah. Hidup kadang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Bahkan yang terjadi justru yang kita takutkan.

Ustad Nurcholis Huda yang juga Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur ini menyampaikan bahwa orang-orang yang lemah hati akan putus asa menghadaoi gempuran kehidupan yang dahsyat itu. Mereka depresi, bahkan akhirnya ada yang bunuh diri. Orang yang bunuh diri adalah orang yang butus asa dan hilang harapan.

يَا بَنِيَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِنْ يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلَا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ ۖ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ

Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir". QS. Yunus: 87.


 Foto jamaah sedang mengikuti kajian berlangsung

DELAPAN VITAMIN HATI

1. Shalat. Shalat itu salah satu zikir yang dianjurkan Allah. Sedangkan zikir adalah sumber ketenangan hati.

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. QS. Ar Ra'du: 28

Ketika orang sedang mendirikan shalat, maka bacaan itu berisi dua hal, yaitu pujian kepada Allah dan permohonan kepada-Nya.

اِنَّنِيْٓ اَنَا اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنَا۠ فَاعْبُدْنِيْۙ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِيْ

Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah salat untuk mengingat Aku. QS.Thaha: 14.

Salah satu tujuan dari menjalankan shalat adalah untuk mengingat Allah dan menjauhkan diri dari perbuatan keji dan munkar. Sebagaimana dalam firman-Nya:

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. QS. Al Ankabut: 45.

Kita bisa mengukur diri sendiri apakah shalat kita telah membuahkan dua hal, yaitu semakin ingat kepada Allah dan atau semakin menjahui yang dilarang oleh Agama.

Marilah kita dirikan shalat bukan hanya yanf wajib saja tetapi juga yang disunnahkan. Seperti shalat sunnah rawatib, dhuha dan lebih-lebih shalat tahajut. Ada doa yang dianjurkan dan diabadikan dalam Al Qur'an: 

وَقُلْ رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا

Dan katakanlah: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong. QS. Al Isra' : 80


2. Membaca Al Qur'an

Bacaan Al Qur'an bisa mempengaruhui diri kita dan keadaan dunia sekitar. 

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ
Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. QS. Yunus: 57

Ustad Nurcholis yang juga wakil ketua Muhammadiyah Jawa Timur ini  menjelaskan bahwa; Al Qur'an diturunkan sebagai obat hati manusia, selalu memberi harapan bagi mereka yang dilanda duka, menumbuhkan sikap optimis. 

Tentu saja obat hati itu bisa ditemukan jika kita memahami isinya. Mempelajari Al Qur'an juga penuh pahala. Kelak diakhirat Al Qur'an akan memberi syafaat bagi pembacanya.

Penulis buku " Mesra Sepanjang Hayat" ini menyampaikan sebuah kisah dari hasil penelitian pengaruh Al Qur'an pada pertumbuhan kecambah.

Pernah terjadi sebuah penelitian dari kacang hijau. Masing-Masing kecambah dalam gelas dibunyikan suara pada pagi hari, siang hari dan malam hari. Ada kecambah yang dibacakan Al Qur'an, musik rock, dangdut dan musik pop.

Hasilnya bacaan Al Qur'an berpengaruh paling besar pada pertumbuhan kecambah, lalu musik klasik, musik ndangdut. Sedangkan musik rock tidak berpengaruh. Hasil yang sama juga dihasilkan dipesantren Baitur Rahman Cipali Bandung.

Dengan penelitian ini, ternyata Al Qur'an berpengaruh positif pada lingkungan sekitar. Jika Al Qur'an dibaca di rumah kita maka pengaruh positif  akan muncul di rumah kita. Hati kita juga akan tenteram dengan bacaan Al Qur'an yang dikumandangkan dengan baik.

lensa_ldkpwmjatim


Sumber        : Kajian di Masjid At-Taqwa Pogot Surabaya.
Redaktur      : Much. Arifin


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.