JOMBANG GELAR PELATIHAM MUBALLIGH MUDA

Lensadakwah.com - Panasnya matahari tidak mengurangi semangat para calon  Muballigh Muda Muhammadiyah Jombang untuk melaksanakan niatnya mengikuti acara pelatihan menjadi Muballigj Muda.


Hal ini nampak pada siang itu keluar dari halaman kantor PDM Jombang 2 kendaraan yang mengantarkan peserta Pelatihan Mubaligh Muda Muhammadiyah PDM Jombang menuju pos kumpul kedua di SMAM 2 Mojoagung, telah bersiap di lokasi 3 kendaraan pengantar kemudian seluruh kendaraan bergerak menuju Pacet Mojokerto.

Perjalanan terasa lebih enjoy ketika  melewati jalan yang berkelok dan panorama hijau pegunungan membuat sejuk pandangan mata, sesampai di lokasi tujuan disambut dengan semilir angin pegunungan mengiringi para peserta menuju meja registrasi dan kamar yang telah dipersiapkan. 

Seluruh peserta berjumlah 45 dari utusan Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Amal Usaha Muhammadiyah bidang pendidikan. Mereka adalah para kader yang diharapkan dapat berperan penting dalam kegiatan dakwah Islam di tempat mereka masing-masing.

Mubaligh adalah penyambung risalah Rasulullah saw, tidak ada Rasul setelah beliau maka peran mubaligh sangat penting dalam memberikan bimbingan dan pencerahan kepada umat. 

Demi mencapai tujuan itu maka Korps Mubaligh Muhammadiyah PDM Jombang mengadakan kegiatan Pelatihan Mubaligh Muda Muhammadiyah (PM3) yang dilaksanakan mulai tanggal 6 sampai 7 Agustus 2022 bertempat di Pacet Mojokerto.

Hari pertama kegiatan tepatnya pada hari Sabtu tanggal 6 Agustus 2022 diisi dengan kegiatan seremonial yang meliputi:

1. pembukaan

2. Laporan kegiatan oleh Ketua KMM PDM Jombang yaitu Juni Muslimin, S.Ag.

3. Lanjut sambutan oleh Ketua PDM Jombang yaitu Assoc. Prof. Dr. Ir. Abdul Malik, MP., IPU.

Dalam sambutannya beliau sangat mendukung dan akan terus mensupport kegiatan ini agar problematika kurang kader mubaligh di ranting, masjid dan mushalla tidak terjadi lagi bahkan beliau mengusulkan agar nama pelatihan diganti menjadi sekolah agar kegiatan ini dapat terus diadakan secara periodik.

4. Sambutan berikutnya sekaligus membuka acara adalah Wakil Ketua PWM Jawa Timur yaitu Dr. H. Syamsuddin, M.Ag.

Dalam sambutannya beliau mengapresiasi kegiatan Pelatihan Mubaligh Muda Muhammadiyah sebagai bentuk memberikan peran yang lebih besar kepada generasi muda untuk tampil dalam medan dakwah.

Pasca acara pembukaan dilanjutkan dengan penyampaian materi.

Materi ke-1: Al-'Ulum Al-Diniyah

Pada materi ini disamoaikan,  "Berhentinya wahyu turun seiring dengan wafatnya Rasulullah, menjadikan  permasalahan umat semakin kompleks, namun hal ini tidak menjadikan penyebaran Islam terhenti tetapi malah semakin meluas ke seluruh penjuru dunia." Beliau melanjutkan, "Misi kenabian harus berlanjut sebagai tugas dakwah dan itu adalah tugas kaum muda untuk bersiap diri".

Materi ke-2: Kemuhammadiyahan.

Pada materi kali ini disampaikan oleh Ketua Majelis Tabligh PWM Jawa Timur yaitu Dr. H. M. Sholihin Fanani, M.PSDM. Walaupun dengan kondisi lebih namun beliau tetap bersemangat menyampaikan materi dengan gaya khas beliau yaitu tegas, serius dan penuh dengan joke menggelitik dan membuat peserta tersenyum dan tertawa lepas. Salah satu pesan beliau adalah untuk menjadi Muhammadiyah harus mengamalkan Islam secara kaffah, berorganisasi dengan amanah dan berdakwah dengan istiqamah.


Materi ke-3: Ilmu dan Strategi Dakwah 

 Disampaikan oleh Ketua Majelis Tabligh PDM Jombang yaitu Drs. H. Abdul Qadir, MA. Beliau banyak memberikan contoh pada saat da'i berada di medan dakwah agar dapat berbaur dengan masyarakat sehingga materi dakwah dapat diterima. Kata beliau, "Pada hakekatnya makna dakwah adalah mengajak, bukan sekedar memberikan ceramah". Materi pada malam hari dilanjutkan dengan pemutaran film Sang Pencerah untuk mengambil pelajaran dari perjalanan dakwah KH. Ahmad Dahlan dalam mendirikan Muhammadiyah.

Hari kedua tepatnya tanggal 7 Agustus 2022 bakda shalat shubuh diisi materi Tahsinul Quran oleh tim SC KMM, dilanjutkan dengan materi ke-4 tentang Kepemimpinan dan Manajemen; Teknik Pengelolaan Jamaah dan Dakwah Jamaah, disampaikan oleh Wakil Ketua PWM Jawa Timur yaitu Dr. H. M. Sulthon Amien, MM.

Dalam paparannya Ketua MT PWM Jatim Beliau berpesan "Jadikanlah dakwah itu sebagai panggilan hati dan kewajiban agama, jangan jadikan dakwah sebagai mata pencaharian, carilah maisyah untuk menghidupi diri sendiri dan menata manajemen untuk menghidupi dakwah, karena sebelum menyampaikan nasehat dan perbaikan untuk umat harus dapat mengatur diri sendiri dengan baik.

Sesuai dengan Rundown Acara setelah seluruh materi selesai kegiatan dilanjutkan dengan materi Rencana Tindak Lanjut (RTL), kegiatan pelatihan akan ditindaklanjuti dengan koordinasi dan pertemuan untuk pendalaman dan bimbingan materi sampai peserta siap terjun ke arena dakwah.

Setelah Pelaksanaan shalat dhuhur berjamaah, acara Penutupan Pelatihan Mubaligh Muda Muhammadiyah oleh Wakil Ketua PDM Bapak Drs. H. Fathurrahman Tsani. Acara ditutup dengan acara foto bersama dan pengumpulan tugas pengisian data base peserta dan penulisan naskah khutbah Jumat kepada panitia. 

Penulis: Juni Muslimin

Editor  : Muchamad Arifin


lensa_ldkpwmjatim

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.