PESAN KETUA LDK PP PADA JAMAAH

Lensadakwah.com - Ketua Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhammad Ziad, MA menyatakan bahwa Allah SWT mengatakan bahwa orang-orang beriman harus memastikan diri untuk bertaqwa sebenar-benar bertaqwa jangan sampai mati dalam kondisi benar-benar berislam. 


Ustad Muhammad Ziad saat menyampaikam khutbah

Hal ini supaya kita menyatakan bahwa diri seorang mukmin harus memastikan bahwa, pertama memastikan untuk bersyukur kepada Allah SWT. Kesyukuran memang perlu dipastikan, Allah menyindir orang yang mendustakan nikmat Allah. Allah tidak menyatakan mengingkari, tidak ada manusia yang mampu mengingkari nikmat Allah, tetapi menyindir siap lagi yang mendustakan nikmat Allah. 

Kedua, memastikan kethaatan kepada Allah SWT. Kethaatan kepada Allah harus benar-benar dipastikan oleh masing-masing, sehingga jangan ada satu menit dalam diri kita lepas dari hubungan dengan Allah, justeru itu perlu dichas dengan ibadah mah dah. 

Ketiga, ihya'ul Islam, memastikan bahwa semua kegiatan keseharian yang dilakukan adalah dengan tetap mengikatkan diri dengan ketauhidan terhadap Allah. "Apapun yang kita lakukan perlu dilakukan dengan bismillah, agar yang dilakukan berokah"  pungkas Ziyad dengan semangat dan retorik. 

Khutbah yang disampaikan mendapat sambutan apresiatif dari Gubernur Kalimantan Barat yang menjadi jamaah dalam pelaksanaan Jumat di masjid Agung Almuawwanah Sanggau Kalimantan Barat. 


Foto bersama setelah khutbah berlangsung

Gubernur Kalimantan Barat, sangat bangga dengan ustad dan penceramah yang menyejukkan dan menggembirakan seperti yang disampaikan oleh HM Ziyad, beliau menekankan pentingnya pendidikan keluarga dengan memberikan  pemahaman yang mendalam tentang bagaimana bahaya akibat nusus kepada suami yang berdampak terhadap perselisihan dan berantakan keluarga. 

Keluarga sangat penting untuk dilakukan pembinaan, maka peran pembinaan keluarga sangat dibutuhkan untuk penguatan sipil sossiety. Kedua, terkait dengan lembaga pendidikan agar menjaga kualitas, sangat bangga dengan Muhammadiyah yang sudah berkontribusi positif terhadap kemajuan bangsa. 

Kegiatan rihlah lah dakwah yang dilakukan LDK PP bersama dengat LDK PWM Kaltim dan LDK PDM Pontianak ke Putussidao Kapuas Hulu perbatasan akhir Kaltim dengan Kalteng, yang ditempuh dengan jarak 800 KM dari Pontianak memakan waktu selama 17 jam. 

Kata waga Putussidao kalau dengan mengaliri sungai Kapuas ditempuh dengan memakan waktu satu minggu dengan menggunakan speedboat, dengan kapal biasa selama lima belas hari.

Editor : Muchamad Arifin

lensa_ldkpwmjatim



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.