TRIO DAI KOMUNITAS TAMPIL DI BIMTEK LDK

Lensadakwah.com - Bimbingan Teknis Dai Komunitas (Bimtek) yang diselenggarakan oleh Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Muhammadiyah Jawa Timur putaran kelima diselenggarakan di Gresik tepatnya di Hotel Horison GKB Kota Gresik.


Trio Dai Komunitas saat menyajikan duet materi.

Salah satu sajian materi yang cukup menarik adalah ketika trio narasumber dalam menyampaikan materi teknis menjadi dai komunitas di dunia nyata ( anak jalajan, punk, kurban narkoba, PSK dan seterusnya).

Trio narasumber disini adalah: Dai Tulus Widodo, Dai Warsono dan Dai Yusfid Effendi.

Trio dai komunitas LDK Muhammadiyah Jawa Timur ini menyampaikan pengalamannya dalam berdakwah di komunitas nyata seperti dakwah di area makam, komunitas makam, kurban narkoba dan dilokasi eks PSK.


Dai Komunitas Tulus Widodo saat menyampaikan materi

Sebuah dakwah yang membutuhkan tantangan dan nyali ini harus bisa dilakukan oleh para dai komunitas LDK. 

Menjadi dai komunitas jangan pernah mengharapkan imbalan atau transpot kata dai yang sering dipanggil Cak Warsono ini kepada peserta dai komunitas. Karena dai komunitas itu kalau mau melakukam dakwah harus siap modal materi yang bisa kita bawa saat dakwah.

Demikian juga yang disampaikan dai yang akrap dipanggil Gus Tulus ini menyampaikan bahwa kalau kita ingin bisa jalan dengan baik sebagai dai komunitas, maka kita harus melakukan sinergi keberbagai instansi terkait, seperti Dinas Sosial, BNN, Lapas dan seterusnya.



Mas Yusfid panggilan akrap dari Kepala Rumah Singgah Al Furqon yang merupakan salah satu rumah singgah milik Muhammadiyah ini menyampaiakan, bahwa mengurus anak jalanan itu butuh tempat. Alhamdulillah kami dari LDK sudah punya rumah singgah sebagai tempat pendampingan.

Penyajian materi yang dilanjutkan dengan praktek menjadikan para peserta lebih semangat dalam mengikuti bimtek yang diselenggarakan oleh LDK Muhammadiyah Jatim ini.

lensa_ldkpwmjatim



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.