AL QUR'AN SOROT ORGAN TUBUH SATU INI

Sesengguhnya Allah tidak melihat tubuh kalian tetapi Allah menilai terhadap hati kalian. HR. Muslim.

Lensadakwah.com - Hati merupakan salah satu organ tubuh yang tidak kelihatan tetapi menjadi perhatian dalam Al Qur'an dan Al Hadits.


Hal di atas yang disampaikan oleh Ketua Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Muhammadiyah Jawa Timur Muchamad Arifin didepan jamaah pengajian ba'da shubuh di Masjid At-Taubah Demak Barat Surabaya. 11 September 2022.

Dalam muqaddimah dalam kajian tersebut nampak panggilan akrap ustad Arifin mengutip sebuah Hadits yang berbunyi :

Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati. HR. Bukhari.


Selanjutnya ustad Arifin menyampaikan beberapa jenis hati yang ada dalam tubuh manusia.

1. Qalbun Ajrad

Qalbun Ajrad atau hati yang murni, yaitu hati yang selalu memancarkan cahaya.  Hati yang terbuka untuk mendengarkan dan menerima kebenaran.

Inilah hati orang-orang mukmin yang senantiasa menjalankan  kebenaran dari apa yang diterima dari Allah dan Rasulnya.

Hati Ajrad ini yang mengantarkan pada keselamatan dan ketenangan hidup dunia lebih-lebih di akhirat. 

Diantara ciri hati jenis ini adalah : Imannya kokoh, selalu bersyukir, tidak serakah, khusu dan istiqamah  dalam ibadah, banyak berdzikir mengingat Allah dalam segala keadaan.

Qalbun Aghlaf

Qalbun Aghlaf adalah sebutan jenis hati yang keras dan tertutup untuk menerima kebenaran, petunjuk dari Allah dan Rasulnya. Hati ini juga sering disebut dengan istilah Qalbun Mayyit (hati yang mati)

Dalam menyampaikan Qalbun Aghlaf ini nampak ustad Arifin menerangkannya sambil mengutip QS. Al An'am: 25. 

وَمِنْهُمْ مَنْ يَسْتَمِعُ إِلَيْكَ ۖ وَجَعَلْنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً أَنْ يَفْقَهُوهُ وَفِي آذَانِهِمْ وَقْرًا ۚ وَإِنْ يَرَوْا كُلَّ آيَةٍ لَا يُؤْمِنُوا بِهَا ۚ حَتَّىٰ إِذَا جَاءُوكَ يُجَادِلُونَكَ يَقُولُ الَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ هَٰذَا إِلَّا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ

Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkani (bacaan)mu, padahal Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka (sehingga mereka tidak) memahaminya dan (Kami letakkan) sumbatan di telinganya. Dan jikapun mereka melihat segala tanda (kebenaran), mereka tetap tidak mau beriman kepadanya. Sehingga apabila mereka datang kepadamu untuk membantahmu, orang-orang kafir itu berkata: "Al-Quran ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang dahulu".

3. Qalbun Mankus

Qalbun Mankus adalah sebutan dari hati yang terbalik. Yaitu hati orang-orang munafiq. Hati ini sebenarnya mengetahui kebenaran Islam sebagai agama yang benar, akan tetapi mereka mengingkarinya. 

Tidak jarang orang yang memiliki jenis hati ini mereka cenderung memusuhi dan menghalang-halangi orang yang melakukan kebenaran.

4. Qalbun Mushaffah
Qalbun Mushaffah adalah sebutan jenis hati yang di dalam hatinya ada dua unsur, yaitu unsur keimanan dan unsur kemunafikan.

Kedua unsur yang ada dilamnya saling tarik menarik sehingga terkadang hatinya condong kepada keimanan dan kadang kepada kekufuran tergantung kedaan.


Selanjutnya ustad Arifin mengajak kepada jamaah untuk senantiasa berdoa agar diberikan jenis hati yang pertama, yaitu Qalbun Ajrad (hatibyang murni) menerima kebenaran.

Sebelum mengakhiri tausiahnya ustad Arifin sebuah Hadits yang berbunyi:

Janganlah kalian mendengki, jangan saling najasy, jangan saling membenci, jangan salinebelakangi dan hendaklah kalian menjadi hamba-hamba Allah yang bersaudara. HR. Bukhari-Muslim.

Penyakit hati akan membawa kepada kekufuran hingga mati dalam keadaan kafir. Naufzubillah.

Oleh karena itu sebagai seorang Muslim kita harus bisa menjada hati dari berbagai kotoran dan penyakit yang dapat merusak keimanan.

Lanjut dai alumni FIAD'96 ini menutupnya dengan doa yang dikutip dari ayat Allah :

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)

Lensa_ldkpwmjatim

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.