KMM JOMBANG NAPAK TILAS KE YOGJA

NAPAK TILAS DAN SINAU BARENG KMM PDM JOMBANG KE YOGYAKARTA


Lensadakwah.com - Korp Muballigh Muhammadiyah (KMM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Jombang terus berbenah.

Upaya berbenah ini dilakukan dengan mengadakan kegiatan lanjutan setelah melakukan pelatihan di Pacet pada bulan sebelumnya berupa  pemantapan SDM KMM PDM Jombang dilanjutkan dengan mengunjungi kota Yogyakarta dengan mengunjungi beberapa tempat diantaranya masjid Jogokariyan, kantor lama PP Muhammadiyah, Langgar kidoel  Ahmad Dahlan dan ke padepokan ASA di Sleman.

Salah satu tujuan kunjungan ke tempat-tempat diatas adalah sebagai upaya pembekalan  dalam rangka penguatan semangat dan pendalaman keilmuan untuk para muballigh muda yang tergabung dalam KMM PDM Jombang.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 13 - 14 September 2022 dan diikuti oleh pengurus KMM dan para muballigh muda yang berjumlah 45 orang, termasuk Ketua PDM Assoc. Prof. Dr. Ir. Abdul Malik, MP., IPU. Yang setia mendampingi dalam kegiatan ini.

Kepada lensadakwah.com Nasrudin menyampaikan bahwa: kegiatan ke Yogyakarta ini diawali berkunjung ke masjid jogokariyan dan bermalam di penginapan masjid jogokariyan, kesokan harinya setelah shubuh ditempat ini para peserta diberikan materi tentang manajemen masjid yang langsung disampaikan oleh ketua takmir jogokariyan dimana beliau mengatakan masjid yg makmur adalah masjid yang mampu melayani jamaahnya dengan dan baik dan membenahi kebutuhan dalam beribadah

Setelah acara dianggap cukup dan tepat pada pukul 08.00 perjalanan dilanjutkan ke kantor lama PP Muhammadiyah, ditempat ini para peserta mendapatkan materi ketarjihan yang disampaikan oleh ustadz Ghoffar Ismail anggota Majlis Tarjih PP Muhammadiyah divisi pengkaderan, dalam penyampaiannya ustadz Ghoffar akan sedang menyusun materi ketarjihan yang disajikan secara sederhana dan mudah di pahami oleh seluruh anggota Muhammadiyah.

Pasca kunjunga  dan silaturrahim di kantor PP Muhammadiyah lama kegiatan dilanjutkan napak tilas ke langgar kidoel dengan berjalan kaki karena jaraknya tidak terlalu jauh, di langgar kidoel para peserta melihat beberapa dokumen mengenai foto-foto kenangan dari KH. Ahmad Dahlan dan para peserta juga berkesempatan bertemu dengan cicit KH. Amad Dahlan yang bernama Ir. Ahmad Naf'an.

Ir. Ahmad Naf'an yang cucu pendiri Muhammadiyah  sangat sederhana dan bersahaja dia menyampaikan kebanggaannya kepada Muhammadiyah karena berkembang sangat pesat mempunyai banyak sekolahan, rumah sakit, panti asuhan yang tersebar di seluruh indonesia ini karena keikhlasan hati pimpinan-pimpinan  Muhammadiyah yang bersungguh-sungguh mengembangkan Muhammadiyah.

Dan setelah dari langgar kidoel perjalanan dilanjutkan ke padepokan ASA di Kabupaten Sleman Yogyakarta, padepokan ini didirikan oleh Atmaji Sapto Anggoro salah satu founder media digital detik.com.

Salah satu tujuan peserta berkunjung ke padepokan ASA ini supaya para muballigh muda yang tergabung dalam KMM PDM Jombang paham IT dan bisa berdakwah tidak hanya diatas podium tapi juga bisa menyebarkan dakwah-dakwah mereka didunia Maya yang sekarang sebuah keniscayaan yang harus dilakukan untuk menjangkau masyarakat lebih luas.

Dan kegiatan ini diakhiri dengan sambutan ketua PDM Jombang dengan memberikan closing statement yang membakar semangat para muballigh muda yaitu:

Banyak orang pintar tidak dapat mengerjakan pekerjaan hebat...Tetapi banyak pekerjaan hebat yang dapat diselesaikan oleh orang2 yang mau bekerja keras. 

Peserta Sekolah Mubaligh Muhammadiyah dan anggota KMM jombang adalah kumpulan orang2 pintar, jadi tinggal satu syarat yang harus dipenuhi agar menjadi Mubaligh hebat dan kompeten yaitu:  Mau bekerja Keras


Lensa_ldkpwmjatim


Sumber : Nasrudin

Redaktur: Muchamad Arifin

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.