MUHAMMADIYAH HADIR DI PETRA

Lensadakwah.com - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur ikut serta menghadiri dalam Rapat Koordinasi  (Rakor) Penguatan Ekosistem Toleran dan Kontra Radikal (Petra) Tahun 2022.

Muchamad Arifin saat melaporkan program di rakor

Rapat koordinasi yang digelar oleh Binmas Polisi Daerah Jawa Timur ini digelar di Hotel Mercure Surabaya. Rabu, 7 September 2022.

Rakor dipimpin oleh Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Asep Irpan Rosadi Penguatan Ekosistem Toleran dan Kontra Radikal (Petra) Tahun 2022.

Dalam pengarahannya Kombes Pol Asep Irpan menyampaikan pentingnya kita bersama dalam menjaga persatuan ditengah perbedaan yang ada di negara Indonesia.

Guna mewujudkan Penguatan Ekosistem Toleran dan Kontra Radikal (Petra) perlu kita bahas bersama dalam rapat koordinasi ini. Ungkap Polisi yang nampak tiga melati dipundanya.


Foto suasana raker petra 2022

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur yang diwakili oleh Ketua Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Muhammadiyah Jawa Timur Muchamad Arifin dalam rakor tersebut melaporkan bahwa Muhammadiyah Jatim memiliki Dai Agen Perdamaian  yang sudah diluncurkan dengan mendapatkan piagam dari Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada 7 September 2021.

Ketua LDK Muhammadiyah Jatim yang akrap dipanggil ustad Arifin menyampaikan pada rakor tersebut bahwa bicara masalah toleransi dan kebersamaan insyaallah Muhammadiyah sudah melakukan sejak berdirinya di tahun 1912 hingga sekarang dan seterusnya.

Bicara soal intoleran-radikal Muhammadiyah pada tanggal 7 September 2021 telah meluncurkan 1000 Dai Agen Perdamaian dengan meraih penghargaan dari Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI). 

Beberapa contoh yang disampaikan kepada forum rakor bahwa Muhammadiyah memiliki beberapa Perguruan Tinggi tidak kurang dari 162 seluruh Indonesia dan salah satunya adalah PTM di Sorong yang 90 % mahasiswanya adalah non muslim.

Lanjut ustad Arifin dalam laporannya bawa Muhammadiyah juga sangat peduli akan pendidikan anak berkebutuhan khusus (ABK) sebagaimana yang telah dilakukan di SMA Muhammadiyah 10 (SMAM X) Surabaya. Dimana disekolah tersebut telah menampung dengan diberikan pendidikan yang sama dengan yang lainnya bahkan beberapa prestasi anak-anak ABK sangat luar biasa lahir dari SMAM X Surabaya.

Masih dalam kepedulian bahwa Muhammadiyah juga memiliki Lembaga Dakwah Khusus (LDK) yang bergerak dan melakukan dakwah dilingkungan kelompok marginal seperti; kelompok anak jalanan, komunitas punk, kurban narkoba, gelandangan dan seterusnya.

Lensa_ldkpwmjatim


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.