NABI MUHAMMAD RASUL TAK BERAKHIR

Lensadakwah.com - Sungguh, pada (diri) Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah. QS. Ahzab: 21.

Dr. Syamsudin, M.Ag

Ayat Al Qur'an di atas yang disampaikan dalam membuka kajian pada Hari Ahad, 9 Oktober 2022 di Masjid At-Taqwa Pogot Surabaya oleh ustad Drs. H. Muhammad Nawawi, M.Si.

Dalam penjelasannya ustad Muhammad Nawawi menyampaikan bahwa umat Islam yang mengimani rukun Iman yang salah satunya adalah Iman kepada Rasul, maka wajib hukumnya mentauladaninya dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya kajian diserahkan kepada ustad Dr. Syamsudin, M.Ag sebagai penyaji materi pada kajian tersebut.

Ustad Syamsudin yang juga Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur ini menyampaikam bahwa: Nabi Muhammad mendapatkan jabatan sebagai Rasul itu tidak akan berakhir hingga akhir jaman. Sedangkan Nabi-Nabi sebelumnya terbatas bukan hanya oleh waktu tetapi juga kaum tertentu.

Tantangan Nabiullah Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wassalam  (SAW) pada saat itu sungguh berat, baik dari keluarga dekat maupun beberapa suku yang ada disekitarnya.

Nabi berdakwah selama 23 tahun dengan rincian 13 tahun di Makah dan 10 tahun di Madinah.

Dalam perjalanan dakwahnya diantara tantangan yang cukup besar dari salah satu pamannya yang bernama Abu Lahab. Sebagaimana yang diabadikan dalam QS. Al Lahab.

Ayat lain yang juga dijelaskan dalam kajian tersebut adalah ayat yang berbunyi:

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ ۖ وَأَنْزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ ۚ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.. QS Al Hadid: 25.

Pada penggalan ayat ini Allah Subhanahu wa ta’ala menyebutkan bahwa Dia mengutus para rasul dengan bukti yang nyata (mukjizat), kitab yang berisi firman Allah, dan barometer untuk mengukur keadilan di antara manusia.

Penjelasan lanjut disampaikan, bahwa ayat-ayat yang turun dalam periode awal dakwah Nabi Muhammad adalah masalah aqidah dan akhlak. Setelah hijrah di Madinah  maka baru ayat-ayat terkait ibadah dan muamalah serta ayat-ayat lainnya.

lensa_ldkpwmjatim


Sumber: Kajian Masjid Attaqwa
Penulis  :  Muchamad Arifin







Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.