MODUS PENIPUAN SASAR MASJID

Lensadakwah.com - Modus penipuan ditengah sulitnya perekonian ini semakin berani dengan mengatas namakan siapapun termasuk sekelas Wali Kota Surabaya.


Muchamad Arifin
Ketua Takmir Masjid At-Taqwa Pogot Surabaya

Inilah yang disampaikan Ketua Takmir Masjid At-Taqwa Pogot Surabaya Muchamad Arifin kepada lensadakwah.com, 22 November 2022.

Dengan mengatas namakan Wali Kota Surabaya palaku mencoba chat ke whatsapp Ketua Takmir Masjid At-Taqwa Pogot Surabaya, dengan sapaan Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Berangkat dari sapaan chat whatsapp apalagi menggunakan foto Wali Kota tersebut terjadilah dialog via whatsapp hingga akhirnya pelaku menawarkan memberikan bantuan kepada Masjid.

Karena pelaku punya niat baik untuk membantu, maka ketua takmir memberikan nomor rekening Masjid kepada pelaku. Dalam waktu sekitar 10 menit pelaku mengirimkan bukti tranfer sudah masuk sebesar 20 juta kereking Masjid At-Taqwa.


Salah satu chate penipu diawal percakapan

Dalam hati ketua takmir senang sekali karena bisa nambah untuk bayar hutang karena Masjid baru beli lahan untuk pengembangan Masjid. Sudah menjadi kewajiban jika diberi mengucapkan terimaksih.

Satu jam kemudian pelaku mintak bantuan agar 10% (2jt) untuk ditranfer balik karena untuk biaya pajak. Nah ini saya sudah mulai curiga walaupun sebenarnya mulai awal sudah curiga. Tapi tetap saya layani chatnya dengan baik.

Saya bilang kepada pelaku kalau besuk baru saya bisa lihat karena ini sudah malam. Lanjtut chat saya sampaikan bahwa untuk ambil uang Masjid di bank harus ketua dan bendahara. 

Pelaku tidak mau mintak ditranfer balik segera karena karena harus segera dilaporkan ke-Wali Kota. Sepontan saya balas lo...katanya jenengan Pak Erik Wali Kota ? Pelaku menjawan saya asistennya Pak Hendro Gunawan sesprinya.

Lanjut cerita saya bilang kepada pelaku kalau besuk saya cek memang masuk akan saya kasih pribadi gitu bilang saya. Nampaknya pelaku maksa suruh carikan pinjaman dulu karena merasa gak enak dengan Wali Kota dikira tidak amanah.

Inilah sedikit cerita modus penipuan yang sekarang banyak terjadi. Oleh karena itu waspadalah, waspadalah.

lensa_ldkpwmjatim










 



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.